Politik Pertahanan Negara dan Pendekatan Diplomasi Pertahanan

Senin, 02 Juli 2018 | 22.23 WIB

Bagikan:
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryachudu sedang berdiskusi serius dengan Firman Jaya Daeli mengenai sejumlah hal strategis dalam suasana santai, di Jakarta, Minggu, 1 Juli 2018.
Jakarta, SetaraPost - Menhan RI Ryamizard (mantan Pangkostrad dan KASAD) bersama Firman Jaya Daeli (mantan Tim Perumus UU Pertahanan Negara Di DPR-RI) mendiskusikan secara informal perihal prestasi sistem pertahanan negara dan relasi politik pertahanan Indonesia dengan politik luar negeri Indonesia. Prestasi dan relasi ini dibangun dan dicapai melalui jalur pendekatan diplomasi pertahanan.

Menurut keterangan pers yang diterima Setarapost, jajaran Kemenhan RI di bawah kepemimpinan Menhan Ryamizard yang menjabarkan dan menjalankan visi, misi, dan program Nawacita Jokowi - JK di bidang Pertahanan Negara, semakin berhasil meningkatkan kualitas diplomasi pertahanan dan kerjasama strategis dengan negara-negara tetangga dan kawasan serta dunia internasional.

Menurut Firman Jaya Daeli, kualitas ini mengarah dan bermuara pada  tumbuhnya dan terbangunnya keamanan dan stabilitas kawasan dan perdamaian dunia.

"Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berideologi Pancasila dan berdasarkan konstitusi UUD 1945, senantiasa berperan penting dan menentukan serta berinisiatif strategis dan efektif untuk membangun komunikasi dan relasi dalam pergaulan dan persahabatan di kawasan regional dan internasional," terang Firman.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menambahkan, iklim dan suasana keamanan, stabilitas, dan perdamaian kawasan yang semakin terpelihara telah menjadi kondusif bagi maju berkembangnya perekonomian dan tumbuh terbangunnya peradaban dunia.
Bagikan:
KOMENTAR