Lexy Kumpul Banting Stir Maju Caleg Provinsi NTT

Rabu, 18 Juli 2018 | 13.51 WIB

Bagikan:
Bacaleg PDI Perjuangan, Lexy Kumpul, asal Dapil NTT IV. Foto: dok. pribadi. 
Kupang, SetaraPost.comPertarungan politik tahun 2019 mulai terasa, walaupun saat ini masih berada di tahun 2018. Peta pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden mulai diwacanakan sebelum pendaftarannya pada bulan Agustus mendatang.

Perwakilan tiap-tiap partai untuk calon anggota legislatif mulai bergerilya dan sosialisasi melalui poster para calon juga turut disebarluaskan.

Para calon legislatif baik di tingkat Kabupaten/Kota, tingkat propinsi dan tingkat Pusat dan juga calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), baik yang telah maju ditetapkan melalui Partai maupun melalui publik mulai bermunculan.

Kemeriahan juga turut dirasakan oleh masyarakat di Propinsi Nusa Tenggara Timur pada umumnya.

Salah satu caleg yang bisa dikonfirmasi adalah Alexius Marianus Adu, SH.

Ketertarikan Alex untuk maju, bukan hanya semata-mata untuk menjadi seorang legislator di Propinsi NTT, namun Alex memiliki harapan besar agar  siapa pun warga Negara yang ingin tampil pada percaturan politik mesti diberikan kesempatan yang sama.

"Dengan demikian maka motto dalam pencalegan adalah hadir untuk melayani, beri KESEMPATAN untuk semua orang," ujar Alex.

Seperti diketahui, Alex maju menjadi Calon Anggota DPRD Propinsi NTT dengan perahu PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (dapil) IV yang mewakili wilayah Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur.

“Bagi saya, masa pemilihan umum selalu menarik. Perjuangan semua pihak yang ingin menjadi wakil rakyat pada satu sisi perlu diberikan apresiasi dan pada sisi lain melihat respon masyarakat atas perjuangan yang dilakukan para calon wakil rakyat tersebut maka semua orang diberikan kesempatan,” tandas Alex.

Lanjut Lexy Kumpul (sapaan akrab Alex Marianus  Adu) juga menjelaskan tentang isu spesial pada tahun 2019 mengenai kehadiran generasi milenial akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi Indonesia.

"Memang ada beberapa generasi milenial yang sudah berpartisipasi pada pemilu tahun 2014. Juga ada hal-hal menarik yang bisa tertangkap beberapa waktu terakhir di tahun 2018 dalam pelaksanaan pilkada serentak," tegasnya.

Dia juga menjelaskan, apa korelasi antara kehadiran generasi Milenial dengan dunia politik di Indonesia? Hampir seluruh generasi milenial harus dipastikan bahwa mereka akan menjadi  penentu dan pemimpin Indonesia di tahun yang akan datang. Pemerintah pun sadar akan pentingnya untuk memahami generasi milenial.

“Kita mesti melihat kelompok-kelompok, kita harus melihat anak-anak muda, generasi milenial, supaya nanti kita bisa mengantisipasi seluruh kebijakan publik kemudian persiapan kebijakan ke depan yang harus kita lakukan adalah menyiapkan dan mengantisipasi sebuah kebijakan,” ungkap Lexy yang sudah yakin maju melalui PDI Perjuangan. (ril/Ger)
Bagikan:
KOMENTAR