Pemkab Pakpak Bharat Raih Penghargaan BKN Awards 2018

Kamis, 12 Juli 2018 | 18.51 WIB

Bagikan:
Pemkab Pakpak Bharat saat menerima BKN Awards 2018 Gedung ICE BSD Tangerang, Rabu (11/07). Foto: Dinas Kominfo Kab. Pakpak Bharat
Salak, SetaraPost - Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA yang diwakili Kepala BKD Pakpak Bharat,  Sartono Padang, S.Sos, MM, menerima penghargaan BKN Award 2018 untuk pengelolaan kepegawaian terbaik dengan kategori Kabupaten/Kota tipe C se-Indonesia yang diserahkan oleh BKN RI, Dr. Bima Haria Wibisana di Gedung ICE BSD Tangerang, Rabu (11/07). 
Penghargaan diserahkan kepada Pemkab Pakpak Bharat karena Kabupaten Pakpak Bharat memenuhi tujuh kriteria, yaitu perencanaan formasi, pelayanan pengadaan, kepangkatan dan pensiun, implementasi Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK), dan pemanfaatan Computer Assisted Test (CAT). 
Selain itu, indikator lainnya yang menjadi penilaian, yakni kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), implementasi penilaian kinerja, serta komitmen pengawasan dan pengendalian. 
BKN Awards 2018 juga menjadi bukti semakin optimalnya pengelolaan kepegawaian Pemkab Pakpak Bharat di bawah kepemimpinan Bupati Remigo Yolando Berutu. 
Keunggulan paling menonjol dari Pemkab Pakpak Bharat, yakni hadirnya fasilitas CAT System sebanyak 100 unit komputer ditambah 5 cadangan, yang sebelumnya telah diresmikan Menteri PAN dan RB, Asman Abnur pada tahun lalu di Balai Diklat Cikaok dan terkoneksi dengan sistem milik BKN, serta komitmen akan pengawasan dan pengendalian dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah no. 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang berkoordinasi dengan OPD lain, seperti Inspektorat dan Satpol PP. Sementara layanan kepegawaian lainnya juga tidak kalah unggul karena merupakan rangkaian tugas dan fungsi yang dibarengi inovasi.
Seperti dikatakan Menteri Asman Abnur, ASN merupakan pilar birokrasi juga dituntut sebagai orang yang selalu berinovasi dan melakukan terobosan-terobosan yang kreatif dan inovatif sehingga di dalam melakukan kebijakan tidak tertinggal dari negara lain. 
“Betapa cepatnya perubahan. Jadi siap-siap, perubahan tidak bisa lagi kita halangi,” ujar Menteri.
Sementara, Kepala BKD Kabupaten Pakpak Bharat Sartono Padang, S.Sos, MM menyampaikan dengan didapatnya penghargaan ini, tidak serta merta menjadi tujuan akhir dari pelayanan kepegawaian. 
“Hal ini menjadi penyemangat bagi BKD untuk semakin meningkatkan pelayanan kepegawaian lingkup BKD Kabupaten Pakpak Bharat," jelasnya.
Atas penghargaan tersebut, Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA menyampaikan rasa syukurnya atas BKN Awards 2018. 
"Semua ini berkat usaha dan doa sehingga mampu meraih penghargaan seperti ini. Tetapi hal ini tidak membuat kita terhenti sampai di sini untuk terus berkinerja dan berinovasi. Pembenahan manajemen sumber daya manusia/aparatur pemerintah memang merupakan salah satu misi saya," ujar Remigo. 
Hal ini beranjak dari betapa kompleksnya manajemen pemerintahan dewasa ini dimana pemerintah harus mampu responsif terhadap perkembangan di masyarakat.
"Pemerintah yang kuat tentu mutlak didukung oleh aparatur yang handal, sejalan dengan rencana besar pemerintah terkait reformasi birokrasi, saya ikut bergerak untuk dapat menemukan bentuk dan ukuran organisasi yang ideal bagi Pakpak Bharat," terang Remigo.  
Seperti diketahui, berbagai pembenahan dilakukan  oleh Pemkab Pakpak Bharat, mulai dari merumuskan kembali uraian tugas, analisa jabatan, analisa beban kerja, grade jabatan, analisa kebutuhan diklat serta peningkatan kapasitas aparatur dalam bentuk Diklat dan Bimtek. Namun tak lupa juga peningkatan penghasilan aparatur dalam bentuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dilakukan guna meningkatkan semangat dan kinerja aparatur yang diukur dengan menggunakan aplikasi.
Selain itu, Pemkab Pakpak Bharat juga melakukan peningkatan disiplin terhadap pegawai lewat absensi/presensi dengan berbagai tingkatan, mulai sidik jari hingga menggunakan sidik retina mata.
Bagikan:
KOMENTAR