Usai Beraksi, Dua Begal Terjatuh di Jalan Jamin Ginting

Selasa, 03 Juli 2018 | 00.06 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Niat lari dari kejaran warga. Dua begal bernama Fredy Perangin - angin (18) warga, Jalan Penerbangan, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan dan Fedro Ginting (18) warga, Jalan Pintu Air VI, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor terjatuh saat ada mobil keluar dari Gang di Jalan Jamin Ginting.

Informasi yang di dapat, Senin (2/7/2018), kedua begal beraksi di Jalan Jamin Ginting berboncengan naik sepeda motor Suzuki Satria warna Hitam, tanpa Plat nomor Polisi, minggu 1/7/2018, pukul 13.00 Wib sambil membawak pedang Samurai.

Saat di depan kolam Renang Aeros. Kedua begal melihat korban ibu rumah tangga  (45) lagi menerima panggilan Hendfhonya. Lalu kedua begal tersebut, mendekati korban dan merampas Hendfhon korban.

Korban yang tak mau Hendfhon kesayanganya raib begitu saja berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan korban rampok - rampok mengejar kedua begal.

Tiba di Gang, tepat depan kantor Shabara Polda Sumut Jalan Jamin Ginting. Kedua begal apes, karena terhalang mobil. Karena kedua begal terkejut melihat mobil yang menghalanginya. Sepeda motor,  yang di gunakan kedua begal beraksi terjatuh. Lalu, warga langsung menghujam pukulan bertubi - tubi sama kedua begal, sampai nyaris tewas. Warga yang sudah geram melihat kedua begal tersebut. Kedua begal mau di bakar warga.

Beruntung, petugas Shabara Polda Sumut cepat mengamankan kedua begal, dari amukan warga. Lalu, kedua begal yang sudah penuh darah di wajahnya dan lembam. Petugas Shabara Polda Sumut membawa kedua begal beserta barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Suzuki Satria warna hitam tanpa plat nomor Polisi, 1 buah pedang Samurai ke Polsek Delitua.

Informasi yang beredar, seorang pelaku bernama Fredy Perangin - angin baru dua minggu keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Anak Tanjung Kusta dengan kasus penganiayaan. Bukannya malah tobat, malah pelaku semakin menjadi - jadi melakukan kriminal.

Kapolsek Delitua Kompol Bernard L Malau SIK MH, saat di konfirmasi membenarkan ada mengamankan kedua pelaku.

"Kini kedua pelaku dalam pemeriksaan di ruang penyidik. Untuk proses lebih lanjut, kita menunggu korban membuat laporan resmi" Ujarnya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR