Masyarakat Pertanyakan Penebangan Kayu Jati di Desa Bulu Cina

Senin, 20 Agustus 2018 | 18.56 WIB

Bagikan:
Deliserdang - Setarapost
Kehilangan kayu jati di Desa Tandem Hilir di lahan HGU PTPN2 namun adanya dari masyarakat Desa Bulu Cina, yang tidak menerangkan di lahan jati mana dan jati milik siapa, di Desa Bulu Cina yang tertuang dalam Berita Acara Perkara (BAP) yang yang dirilis dengan Nomor: K/01/VI/2018/RESKRIM Polsek Binjai tertanda tangan Kapolsek Binjai Binsar Naibaho. 

Sementara ditempat terpisah Kepala Desa Bulu Cina, Ramiadi ketika dihubungi wartawan via selular mengatakan tidak tau dan belum ada menerima laporan dari warganya ada yang menjual kayu jati.

"Kalau ada warga yang akan menjual kayu jati atau pun mahoni, biasanya selalu melapor dulu kedesa, jadi belum ada kita terima laporan" ujarnya pada wartawan, Rabu (15/8/18), 

Atas keadaan itu, masyarakat yang mendengar dan mengetahui pola kerja penyidik dalam proses penyelidikan menimbulkan pertanyaan besar, bagaimana bisa Binsar tidak teliti menyikapi perkara raibnya pohon jati tersebut.

Sementara beberapa saksi mata saat di TKP ada melihat proses penumbangan pohon jati dengan di dampingi Oknum petugas polri. 

" Bila Polsek Binjai tidak mampu secara profesional mengungkap dan menentukan pelaku atas raibnya glondongan kayu jati itu, maka kami akan segera laporkan permasalahan ini ke Polda Sumut," ujar Ardi, salah seorang saksi yang tergabung dalam pengaduan tertulis masyarakat Desa Tandem Hilir.

Dalam surat pengaduan masyarakat, tertulis kesediaan menjadi saksi atas perbuatan Oknum Kades Tandem Hilir dan Oknum Polri Aiptu, R. yang di bubuhi tanda tangan bermatrai Rp.6000 dan sertakan lampiran bukti foto adanya Oknum polri di TKP saat kejadian.

Informasi yang beredar, Senin 20/8/2018,  pengaduan masyarakat Desa Bulu Cina sudah di terima Kabid Propam Polda Sumut. Kini, kabid Propam Polda Sumut. Masih mempelajari pengaduan masyarakat Desa Bulu Cina.


"Kami berharap kasus ini dapat terselesaikan Propam Polda Sumut. Agar , glondongan kayu Jati tidak raib lagi," Ujar salah seorang Narasumber yang belum di ketaui namanya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR