Polsek Medan Baru Berhasil Ungkap Kasus Begal Sadis

Minggu, 19 Agustus 2018 | 07.42 WIB

Bagikan:
Medan - Setara Post
Keberhasilan Team Penanganan Khusus (Pegasus) Polsek Medan Baru, Polrestabes Medan membuat beberapa korban mengucapkan terima kasih kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dadang Hartanto dan Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Hermindo Tobing dan Kanit Resrim Iptu Said Husein yang telah berhasil menangkap,  3 begal sadis di seputaran kota Medan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto yang di dampingi Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H Tobing SIk SH MH , Wakapolsek dan Kanit Reskrim Iptu Said Husein, Humas Aipda Ayattulah dalam Pres Relesnya Sabtu 18/8/2018 mengungkapkan,  keberhasilan Team ( Pegasus) Polsek Medan Baru, Polrestabes Medan menangkap 3 begal sadis atas kejelihan dan kerja keras petugas Polsek Medan Baru, Polrestabes Medan.


Barang bukti yang di amankan dari tersangka berupa,

1. (satu) unit Sp mtr Hond Supra X 125 BK 4831 KC warna hitam ( alat transportasi digunakan melakukan tindak pidana )

2. 1 (satu) unit Sp mtr Honda Vario BK 2886 AHU warna merah ( alat transportasi yg digunakan melakukan tindak pidana )

3. 1 (satu) buah Helm bertuliskan Grab

4. 1 (satu) bilah Sangkur

5. 1 (satu) bilah pisau penusuk

6. 1 (satu) buah sarung pisau

Dadang Hartanto menyebutkan, begal sadis ini bernama Muhammad Juliandi Nasution Alias Andre (20 ) warga Jl. Letda Sujono Gg. Nangka No. 10 Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung (luka tembak di kaki),

Darmansyah Putra Lubis Als CINAI ( 22 ) warga, Jl. Sido Mulyo Gg. Tiung Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan ,Kabupaten Deli Serdang (Meninggal Dunia). Akibat  1 tersangka MD , yang melawan petugas hingga tangan petugas luka, dua tersangka di beri tindak tegas dan terukur.

Dalam kasus 365 ini, MO sebagai melukai korban pakai sajam seperti parang dan sangkur. Usai korban jatuh, Mo membawak kabur sepeda motor korban.

Dadang Hartanto menjelaskan, terungkapnya kasus ini atas pengaduan, korban bernama Asrul Habib dengan Nomor LP/986/VIII/2018/ Polsek Medan Baru tanggal 8/Agustus/2018. Korban kenak begal di Jalan Cikditiro, Kelurahan Madras Hulu, Pukul 00.30 Wib.

 Saat itu, korban yang melintas di hadang 4 begal yang mengendarai, dua sepeda motor jenis Honda Vario dan Honda Supra. 1 tersangka memakai helem Grab. Begitu korban berhenti, tersangka mengambil kunci R2 korban dan mengancam pakai sangkur. Lalu sepeda motor korban di ambil tersangka. Begitu menerima pengaduan korban, Team ( Pegasus) Polsek Medan Baru dan piket 70 juga korban menaiki mobil, keliling sekitar wilayah hukum Polsek Medan Baru. Sekitar pukul 04.00 Wib, tersangka melintas di Jalan Gajah Mada. Lalu petugas mengejar tersangka. Tiba di Jalan Masdulhak, tersangka di tabrak adik korban yang naik mobil Daihatsu Calya BK 1427 UI warna putih.

"Tersangka pun, mengeluarkan senjata tajam dan langsung melemparkan, ke mobil adik korban. Kemudian, tersangka lari ke tanah kosong yang banyak rumput. Petugas yang mengetaui tersangka lari, langsung melakukan pengejaran tersangka yang di bantu wargar sekitar" Ucapnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara ( TKP). Tindak pidana pencurian dan kekerasan di lakukan 4 tersangka. Selesai olah TKP, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H Tobing Sik, membentuk Team Khusus untuk mengungkap kasus tersebut. 

Di lanjutkan, melakukan pencarian tersangka yang di pimpin Kanit Reskrim Iptu Said Husein. Pukul 10.00 Wib, petugas berhasil mengamankan tersangka bernama Ardiansyah Lubis.

Dari tangan Ardiansyah, petugas mengamankan barang bukti Honda Vario warna merah BK 2886 AHU, dan pisau Sangkur, Helm bertuliskan Grab. Dari hasil introgasi, tersangka mengaku melakukan kejahatan kepada korban bernama Asnul Habib sama 3 rekanya bernama Muhamad Juliandi Nasution alias Andre, Jimi Aldian, Darmansyahputra alias Cinai.

Atas keterangan tersebut Team melakukan, kumango Analisa IT dan Penyelidikan Lapangan secara intensif selama 4 hari dan pada hari minggu tgl 12 Agustus 2018 sekitar pukul 06.30 diketahui keberadaan ketiga Tsk yang dimaksud di daerah Tembung, menindak lanjuti informasi tersebut, anggota opsnal unit Reskrim Polsek Medan Baru dipimpin Kanit reskrim Iptu Husein dan Panit reskrim Ipda Imannuel Ginting langsung mekukan pengejaran dan penangkapan didalam sebuah rumah kosong di Jl. Pancasila Rambungan.

Tersangka  ini juga pernah di tangkap dan pidana dalam perkara yang sama/Residivis tahun 2016 divonis 3 thn penjara. Bulan Mei 2018 tersangka keluar dengan pembebasan bersyarat

Lalu tersangka Jimi Aldian (19) warga Jalan Medan-Batang Kuis Gg. Udm , Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang (luka tembak pada kaki)

Setelah dilakukan introgasi, ketiga pelaku mengakui telah bersama-sama melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal) tersebut dan menerangkan peran tersangka Ardiansyah Lubis membonceng tersangka Darmansyah Putra lubis alias Cinai dan menarik kunci kontak sepeda motor korban, peran tersangka Darmansyah putra Lubis memukul kepala korban dengan sangkur dan menodongkan sangkur tersebut ke bagian perut korban, peran Jimi Aldian menendang sepeda motor korban hingga korban  nya jatuh lalu mengambil serta membawa sepeda motor korban, peran tersangka Muhammad Juliandi Nasution Alias Andre yang membonceng tersangka Jimi Aldian dan ikut menendang sp mtr korban. Dan sepeda motor korban yang dirampas telah di jual kepada orang lain dengan harga Rp. 3.300.000, dan hasil penjualan dibagi tiga.

Pada saat dilakukan pengembangan untuk mencari sepeda motor milik korban, dua orang pelaku atas nama, Jimi Aldian dan M Juliandi Nasution alias andre berusaha melarikan diri sehingga diberikan tembakan peringatan, namun kedua pelaku tidak mengindahkan sehingga terhadap kedua pelaku diberikan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan kaki kedua pelaku.

Bersamaan dengan itu, menindak lanjuti Laporan kejadian terdahulu kasus Begal di jalan Imam bonjol dengan korban atas nama Diki Fadli dimana Korban dijambret dengan sadis dan korban terluka cukup Parah dibagian tangan dan dada kiri dilakukan pencarian senjata tajam yang digunakan pelaku menusuk dada korban, pada saat dilakukan pencarian Barang bukti tersebut di Jalan  Besar tembung gg. Nangka,  pelaku Darmansyah Putra Lubis alias Cinai berusaha menyerang petugas yang mengakibatkan salah satu anggota opsnal Polsek Medan Baru mengalami luka gores kena senjata tajam.

Melihat hal tersebut , terhadap pelaku Ini diberikan tindakan tegas terukur dengan menembak pelaku sehingga pelaku tersungkur jatuh ke tanah selanjutnya pelaku dibawa ke RS. Bhayangkara untuk diberikan pertolongan medis akan tetapi pelaku atas nama, Darmansyah Putra Lubis alias Cinai dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan hasil introgasi terhadap pelaku, ke empat tersangka  ini telah beberapa kali melakukan tindak pidana curas ( begal ) di wilayah hukum polsek medan baru diantaranya:

1. Melakukan TP curas (begal) di JL. Cik Ditiro Kel. Madras Hulu Kec. Medan dengan korban . Abnul Habib, pelaku mengambil sepeda motor milik korban jenis honda Vario BK 2089 AHM

2. Melakukan TP curas (begal) di Jl. Imam Bonjol Medan korban an. Dicky Fadly & barang milik korban yang diambil sp mtr Honda Beat BK 4236 AGT warna hitam & korban mengalami luka tusuk di dada & pangkal lengan kiri.

3. Melakukan TP curas (begal) terhadap korban an. Muhammad Arif Ritonga yg terjadi di jl Iskandarmuda Medan, barang milik korban yang di rampas sp mtr Yamaha Vixion warna merah & korban mendapat luka tusuk di bagian perut.

4. Melakukan TP curas (begal) terhadap korban an. yg terjadi di jl Jend. Sudirman, barang milik korban yang dirampas sp mtr Honda Vario.

5. Melakukan TP curas (begal) terhadap korban an. Lucy M. Siregar yang terjadi di jl apros medan Polonia, barang milik korban yg dirampas sp mtr Honda BK 4707 AGR.

6. Melakukan TP curas (begal) terhadap korban an. Murniati yang terjadi di jl Ir. Juanda dekat hotel pardede, barang milik korban yang dirampas sp mtr Yamaha Mio Soul BK 4226 AET
7. Melakukan TP curas (begal) terhadap korban an. Srajid Re yang terjadi di jl Ketula, barang milik korban yang dirampas sp mtr Honda Vario warna coklat BK 3272 AHG.


Ditambahkannya dari 7 Tkp atas tindak pidana pelaku begal ini sudah beraksi dari tahun sebelumnya.Papar Kapolrestabes medan,sabtu (18/8) siang. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR