2 Karyawan PPIS Unit Usaha Pabatu PTPN IV Meninggal Dunia Saat Bertugas

Senin, 24 September 2018 | 08.33 WIB

Bagikan:

Tebing Tinggi, Setara Post
Akibat kecelakaan kerja, 2 orang karyawan PPIS unit usaha Pabatu PTPN IV masing-masing : Suherman Wijaya  Nk 077820 (48) dan Suyatno Nk 078274 (42) telah meninggal dunia Rabu (19/9) saat melakukan tugasnya mengukur dan memeriksa inti di Silo Inti, perkebunan tersebut.

Hal itu disampaikan General Manager Distrik III Pabatu PTPN IV Fauzi Omar dan Manager Unit Usaha Pabatu, Ir. A. Simanjuntak kepada wartawan melalui Kabag Humas, Idris Sardi Manurung di ruang kerjanya Kantor Humas di Kompleks Perkantoran Perkebunan Pabatu, Jumat (21/9).

Kronologis terjadinya peristiwa yang hingga merenggut nyawa kedua karyawan tersebut, sesuai pengakuan pihak perkebunan yang saat itu seperti biasanya pada pukul 06.45 WIB karyawan bagian PPIS Unit Usaha Pabatu melakukan pengukuran dan memeriksa inti di Silo Inti.

Namun saat Suyetno dan Syarifuddin Harahap setelah sampai diatas untuk melakukan pengukuran dimaksud, ternyata pintu Silo sudah dalam keadaan terbukan dan melihat Suherman Wijaya telah berada didalam Silo Inti, yang diduga saat menuruni anak tangga yang ada dalam Silo Inti si korban tergelincir/terpeleset hingga jauh kedalam Silo Inti yang ruangannya terbatas akan sirkulasi udara yang mengakibatkan kekurangan oksigen.

Melihat rekan kerja mereka yang tergeletak didalam Silo Inti dengan spontan Suyetno berusaha untuk membantu mengangkat Suherman Wijaya keatas dengan cara  menuruni anak tangga tetapi niatnya saat itu dilarang dan diingatkan Syarifuddin Harahap agar jangan turun karena katanya berbahaya, namun hal itu tidak diindahkan dan karena merasa terpanggil untuk membantu teman kerja, akhirnya dia nekad masuk kedalam Silo Inti dan sesampainya ke bawah niat baiknya pun tak terwujud karena akhirnya Suyetno pun terkulai lemas dan langsung pingsan didalam Silo Inti.

Syarifuddin yang menyaksikan kejadian tersebut, berupaya segera meminta pertolongan kepada rekan kerja mereka yang lain dan langsung melakukan bantuan pertolongan dan setelah ± 5 menit, upaya mengangkat kedua korban berhasil diangkat keatas dengan menggunakan tali dan guna membantu pernapasan oleh petugas medis rumah sakit pabatu telah mempersiapkan gas oksigen dan selanjutnyaa segera beramai-ramai menurunkan Suherman Wijaya dan Suyetno dari Silo Inti guna dibawa ke rumah sakit pabatu demi perawatan selanjutnya, sesampai di rumah sakit, setelah diperiksa tim medis ternyata keduanya dinyatakan telah meninggal dunia.


Ketika wartawan menanyakan hal bantuan yang akan diperoleh pihak keluarga kedua korban dari pihak Perkebunan Idris Sardi Manurung selaku Kabag Humas mengatakan segala hak mereka sesuai ketentuan yang ada semuanya akan dibayar PTPN IV.(bbs)
Bagikan:
KOMENTAR