Nelayan Labuhanbatu Terima Bantuan dari Kementerian ESDM

Sabtu, 22 September 2018 | 18.44 WIB

Bagikan:

Bilah Hilir, Setara Post
Nelayan kecil di Kabupaten Labuhanbatu,cukup merasa gembira atas adanya bantuan yang diberikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral ( ESDM) .

Acara pemberian paket dari Kementerian ESDM kepada nelayan kecil ini dilaksanakan di kantor Kepala Desa Tanjung Haloban Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu,Jumat ( 21/09/18) 
Adapun paket yang diberikan yakni, 310 paket konventer kit terdiri dari 310 mesin, 310 longtik, dan 620 tabung gas kepada 310 nelayan kecil di Kabupaten Labuhanbatu.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM  Dr.Ir.Ego Syahrial MSc.dalam kata sambutannya mengatakan : Penyerahan bantuan paket konventer kit ini telah berjalan selama tiga tahun dimulai pada tahun 2016 .

Kata Ego, keberhasilan acara pada hari ini tidak terlepas dari bantuan Pemerintah Daerah  Kabupaten  Labuhanbatu, ucapnya.

Selanjutnya Sekjend.Kementerian ESDM ini menyatakan ini pemberian ke dua Pemkab Labuhanbatu,menerima bantuan dari Kementerian ESDM pada tahun lalu menerima sebanyak 168 paket, konventer kit dan untuk tahun ini 310 paket.

Karena.paket bantuan ini juga disalurkan ke seluruh Indonesia,maka bagi nelayan yang belum menerima bantuan akan dibagikan di tahun depan,imbuhnya.

Lebih lanjut Ego Syahrial menjelaskan Pembagian konverter untuk nelayan kecil ini merupakan upaya Pemerintah untuk mewujudkan program konversi Bahan Bakar Minyak ( BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memberikan energi yang murah dan ramah lingkungan serta tidak mengakibatkan kerusakan biota laut dan terumbu karang.

Ketua Komisi VII  DPR RI H.Gus Irawan Pasaribu AK.MM.CA.  dalam kesempatan ini berharap kepada Kementerian ESDM untuk meningkatkan jumlah  bantuan paket konventer kit pada tahun-tahun yang akan datang , sehingga seluruh nelayan di Kabupaten Labuhanbatu beralih ke bahan bakar gas sehingga produktivitas para nelayan meningkat.

Gus Irawan berharap agar Kementerian ESDM dapat meningkatkan jumlah  bantuan  di tahun yang akan datang karena masih banyak nelayan yang menggunakan bahan bakar bensin,solar bahkan masih ada yang mendayung untuk melaut,
Dengan menggunakan bahan bakar gas akan lebih efisien dan ramah lingkungan.sehingga pendapatannya juga akan akan meningkat,ucapnya.

Kata Gus Irawan lagi,perlu diketahui pada tahun 2019 anggaran untuk subsidi gas meningkat, sehingga akan memberikan banyak manfaat bagi para nelayan yang mempergunakan bahan bakar gas, Pemerintah juga akan menggaratiskan pemasangan listrik daya 450 VA kepada masyarakat.

Sedangkan Plt Bupati Labuhanbatu, H.Andi Suhaimi Dalimunthe.ST.MT. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat khususnya para nelayan di wilayah pantai Kabupaten Labuhanbatu,,semoga apa yang sudah diberikan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Ini adalah upaya Pemerintah guna mensejahterakan nelayan,semoga tahun depan bantuan yang kita peroleh semakin bertambah kita juga sudah punya tempat untuk menampung bahan bakar tinggal menunggu langkah selanjutnya dari Pemerintah Pusat, jelas Andi Suhaimi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Labuhanbatu, Ir. Jumingan menjelaskan Kabupaten Labuhanbatu merupakan salah satu kabupaten dari 55 kabupaten yang memperoleh alokasi paket bantuan konversi BBM ke BBG pada Tahun 2018.

Di wilayah pantai Kabupaten Labuhanbatu,Nelayan di Kecamatan Panai Hilir tidak mendapat bantuan karena para nelayan disanady menggunakan bahan bakar solar,jelasnya.

Syarat nelayan yang mendapat bantuan dari Kementerian ESDM adalah nelayan yang memiliki kapal dibawah 5 GT.(Cross tone) memakai mesin dibawah 13 PK memakai bahan bakar bensin,dan belum pernah menerima bantuan sejenis.

Penerima bantuan untuk Tahun 2018 ini adalah nelayan dari Kecamatan Bilah Hilir, Panai Hulu dan Kecamatan Panai Tengah.


Acara ini dirangkai dengan penyantunan kepada 20 Orang anak Yatim dan melakukan uji coba mesin bantuan konversi BBM ke BBG di perairan desa Tanjung Haloban Bilah Hilir.(TN)
Bagikan:
KOMENTAR