Ribuan Bikers Se Sumut Melakukan Sumbangan Buat Korban Gempa Palu Donggala Di Halaman Mapolda Sumut

Minggu, 30 September 2018 | 20.05 WIB

Bagikan:

Medan - Setarapost
Ribuan Bikers Se Sumut dan Medan sekitarnya, berkumpul di halaman Mapolda Sumut, Sabtu ( 29/9/2018) pukul 19:00 wib. Maksud dan tujuan Bikers silahturahmi sama Kapolda Sumut Irjend Pol Drs.Agus Adrianto dan Wakapolda Sumut Brigjend Pol Drs.Mardiaz Khusin Dwihananto. Siap membantu TNI dan Polri menjaga kekondisifitas di Sumatera Utara dan Medan sekitarnya.

Hadir dalam temu ramah grup Bikers sama TNI dan Polri,  seluruh Kapolres jajaran Polda Sumut, pejabat utama ( PJU) Polda Sumut, Wakil Walikota Medan Ahyar Nasution.

Kapolda Sumut Irjend Pol Drs.Agus Adrianto dan seluru ( PJU ) Polda Sumut, antusias menerima kedatangan ribuan Bikers di halaman Polda Sumut. Acara yang paling utama, Kapolda Sumut Irjend Pol Drs.Agus Adrianto. Mengajak seluruh Grup Bikers yang beragama muslim melaksanakan, shollat ghoib untuk korban gempa di Palu Donggala. Lalu acara di lanjutkan, memberi sumbangan untuk korban gempa di Palu Donggala.

Kapolda Sumut Irjed Pol Drs.Agus Adrianto saat di konfirmasi sejumlah wartawan mengatakan" Alhamdulillah , ada 250 kelompok Bikers Sumatera Utara dan Medan yang hadir  acara silahturahmi dan temu rama ini. Maksud dan tujuan kelompok Bikers hadir di Polda Sumut, untuk dapat menjaga berkendaraan. Ini sungguh luar biasa, artinya ialah kelompok Bikers sungguh menghormati Polisi. Khususnya kelompok Bikers, yang berkendaraan harus utamakan kesalamatan Lalu lintas. Untuk itu,  kita menghimbau juga kota Medan yang masih ada bertikai, agar jangan terjadi bertikai " Ujarnya.

Sementara , Wakil Walikota Medan Ahyar Nasution saat di konfirmasi mengaku masih banyak titik kemacetan" Dengan itu,  pihaknya akan cari jalan keluarnya.Terutama jalan - jalan Medan banyak mengalami, gangguan samping. Yang artinya liar melawan arus. Dengan itu, kami mohon maaf atas adanya pedagang kaki lima dan pedagan pulsa yang telah sudah melanggar peraturan.

Di tambah lagi ada binernya, ini akan kita tertibkan terlebih dahulu. Negara hadir bukan mempersulit rakyat berusaha. Maka dari itu, pungsi jalan milik publik, akan kita kembalikan lagi sama publik" Ujarnya.

Ahyar Nasution menjelaskan Jalan tersebut bukan milik perorangan atau perkelompok. Makanya, persoalan ini akan kita bebaskan terlebih dahulu dari gangguan yang ada sekarang. Di samping itu, kita bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) merekayasa jalan lalu lintas. Terutama,  titik yang akan di lakukan rekayasa. Medan akan, melakukan Mesprovision.

Mesprovision ini,  insyah Allah akan di lakukan tahun depan, dengan di layani dua modal angkutan led Oprasation.Kami sudah berdiskusi, sama pihak - pihak pengangkuatan. Alhamdulillah, mereka akan menyiapkan diri jadi pemodal. Angkutan kota (Angkot) yang lebih besar akan ada nantinya. Untuk ( Angkot) yang kecil, akan di pungsikan sebagai pider atau sebagai pelayanan. Cara itula dapat mengurangi kemacetan.

Soalnya, pertumbuhan kendaraan di Medan luar biasa. Ini suatu tantangan buat kami. Pertumbuhan kendaraan di Medan bertambah 15 persen. Sedangkan,  pertumbuhan Jalan 1 persen pertahun. Maka,  tidak berimbang dengan pertumbuhan yang ada sekarang ini. Ini suatu , jadi persoalan buat kami" Pungkasnya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR