Tetesan Air Mata Sambut Jemaah Haji Kloter 21 dari Palas

Rabu, 26 September 2018 | 23.45 WIB

Bagikan:
Medan, Setara Post
Sudah barang tentu keluarga jema’ah Haji Kloter 21 yang menjemput keluarganya di Asrama Haji Medan, yang baru kembali dari tanah suci meneteskan air matanya.

Karena Kloter 21 dari Padang Lawas (PALAS) yang kembali pada Senin, 24 September 2018 itu, 3 orang jema’ah nya meninggal dunia di tanah suci. (Sudah Haji) dan ada juga dari keluarga jema’ah Haji yang menjemput keluarganya senang dan bahagia, karena ± 40 hari meninggalkan keluarga. Dimana ketika  berangkat dalam keadaan sehat, begitu juga kembalinya ke tanah air juga sehat, malah lebih ceria lagi.

Keluarga yang sedih ini seperti halnya Rizal Fahlawe Pasaribu, anak ke III dari H. Syamsuddin Pasaribu, 79 tahun (Almarhum) yang turut menjemput orang tuanya ketika dihubungi setara post mengatakan kedua orang tuanya yang berangkat berdua kini kembali sendiri ke tanah air.

"Bagaimana kami tak sedih dan tak menangis, ketika orang tua kami meninggalkan rumah dari kecamatan Batang Labu Sutam, Kabupaten Padang Lawas, mereka berangkat berdua tapi kembalinya hanya Hj. Nurmeoan Pulungan, isterinya yaitu orang tua kami itu sendiri,"ungkap keluarga di Asrama Haji Medan Johor.

Rizal Fahlawe Pasaribu anak Almarhum mengatakan lebih lanjut, memangnya, sebelum orang tua kami itu berangkat ke tanah suci sempat berucap, saya sepertinya meninggal di tanah suci, ucap anak Almarhum mengulangi ucapan orang tuanya.

Sementara itu Bupati PALAS H. Ali Sutan Harahap, yang ikut menyambut Jama’ah Haji PALAS yang berjumlah 388 orang ini ketika dihubungi Setara Post, turut berduka dan mohon kepada Allah SWT, semoga 3 orang yang meninggal dari PALAS ini ditempatkan Allah SWT ditempat yang sebaik-baiknya (Surga Firdaus).

Sedangkan jemaah haji lainnya hendaknya memperoleh predikat haji mabrur, dan pada musim haji tahun 2019, dari PALAS yang berangkat haji meningkat jumlahnya dari yang sekarang, mungkin mencapai 800 orang, kata Bupati Kab. Palas ini mengakhiri keterangannya kepada wartawan.

Untuk diketahui H. Ali Sutan Harahap SE , Bupati Palas Ketika menjemput dan menyambut jema’ah nya yang kembali tidak sendiri, namun didampingi staff dan beberapa petugas Satpol PP dari PALAS.

Pantauan Setara Post dilapangan, sebagian besar panitia penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Medan 1439 H/2018 M ikut menyambut Jema’ah Haji Keloter 21 dari kabupaten PALAS ini.

Sedangkan Kloter 22,yaitu kloter penerbangan terakhir dari tanah suci yang jema’ahnya bergabung  dengan jema’ah haji dari Aceh, tiba Rabu siang, 26 September 2018. Dan tibanya Jema’ah Haji Kloter 21 dan Kloter 22 ini, jamnya hampir bersamaan. Sampai Kloter 21, Jema’ah Haji yang meninggal di Tanah Suci sebanyak 18 orang.

Sejalan dengan itu, Ketua Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Medan Drs. H. Darmansah, MA didampingi Drs. H. Muslim, MM dan H. Eri Nova SE, M. AP mengatakan kepada wartawan, sebaiknya seluruh calon haji yang hendak berangkat haji memperhatikan atau menjaga kesehatan nya, supaya dapat melaksanakan Ibadah haji dengan baik.
Agar ketika kembali dari tanah suci nantinya memperoleh haji mabrur dan mabrurah. Kata Panitia Penyelenggara Haji pada Rabu, 26 September 2018, di Asrama Haji Medan.

Perlu diketahui pesawat yang mengangkut jema’ah Haji Kloter 22 itu, teransit di Bandara Banda Aceh, menurunkan Jema’ah Haji dari Aceh. Drs. H. Darmasnsah, MA yang ketua penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Medan, pada musim Haji tahun 2019 pelayanan panitia kepada seluruh Calon Haji supaya lebih di tingkatkan. Sementara itu, H. Eri Nova M.AP, Kabid Dokumen menghimbau supaya Calon Haji yang hendak berangkat haji terdaftar (masuk ) BPJS semoga (RH).
Bagikan:
KOMENTAR