Anak Durhaka Pukuli Ayah Kandung

Rabu, 17 Oktober 2018 | 12.25 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost
Anak tidak tau diri, dari bayi di timang - timang dan di sayang. Sudah besar , malah memukul  ayah kandungnya sendiri hanya gara - gara di tegur jangan memakai narkoba. Kejadian ini di alammi Sudirman (61) warga Lingkungan V Pasar IV, Kelurahan Terjun, Kecamatan Marelan. 

Akibat kelakuan,  kedua anak  laki - lakinya yang telah melakukan penganiayaan, Sudirma pria rentan mengalammi luka di bagian wajah dan tubuhnya.

Informasi yang beredar, kedua anak durhaka yang tega menganiaya ayah kandungnya bernama Feri Ferdiana dan Alfani. 

Kedua anak durhaka ini, masi serumah sama ayah kandungnya sendiri di Jalan Pasar III, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang. Selain memukul ayah kandungnya, kedua anak durhaka tersebut menendang ayah kandungnya sampai tersungkur.

Peristiwa itu bermula ketika Sudirman menasehati anaknya agar tidak lagi mengunakan narkoba, namun kedua anaknya tak terima, lalu dengan tiba-tiba melayangkan tinju kewajah ayahnya. 

“Saat itu saya menasehatinya agar jangan lagi mengunakan narkoba, tapi setiap dinasehati ibu selalu membela, bahkan setiap anaknya minta duit selalu diberikan. karena selalu di bela ibunya, kedua anak saya itu besar kepala. Awalnya melawan dan akhirnya kedua anak saya itu main tangan,” ucap pria malang itu saat melapor kepada petugas SPK Mapolsek Patumbak, Selasa (16/10) sekira pukul 12.30 Wib.

Selain itu kepada petugas SPK Mapolsek Patumbak Sudirman juga mengaku tidak enak dan malu dengan tetangganya karena anaknya itu sudah pernah masuk penjara tertangkap kasus narkoba.

Setiap hari minta uang untuk beli narkoba, kalau tak dikasih marah-marah, “Udah habis dua mobil saya dijual, untuk biaya kelakuan kedua anak saya itu,” beber pria asal Aceh ini.

Sudirman juga berharap agar anaknya segera ditangkap pihak Kepolisian, karena dirinya sudah sangat trauma dengan perlakuan kasar anaknya. “Dari kecil saya didik agar jadi anak yang baik, sayang sama orang tua, sudah besar-besar, malah saya dipukuli,” sebut Sudirman dengan suara parau menahan tangis.

Selain itu Sudirman juga mengaku tidak menyesali tindakan yang diambilnya untuk melaporkan kedua anaknya ke Polisi. “Saya tidak menyesal kalau anakku itu masuk penjara, sudah keterlaluan sekali perlakuan anak saya itu, sakit sekali hati saya merasakannya, dinasehati yang baik kok malah saya dipukuli,” ucap Sudirman dengan mata berkaca kaca mau menangis.


Terpisah sementara petugas SPK Mapolsek Patumbak saat dikonfirmasi membenarkan kalau korban telah membuat laporan dan melakukan Visum di Rumah Sakit Estomihi Jalan SM Raja Simpang Limun Medan. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR