Aniaya Istri, Repelita Sembiring Berurusan dengan Polisi

Kamis, 04 Oktober 2018 | 09.18 WIB

Bagikan:

Medan - Setarapost.
Polsek Kutalimbaru menangkap Repelita Sembiring atas pengaduan korban Nomor : LP/44/IV/2018/SPKT/SEK KUTALIM tanggal 24 April 2018. Repelita Sembiring, di tangkap karena melakukan penganiayaan sama korban bernama Nurhaida Boru Sibue (49),  yang tak lain istrinya sendiri warga Perumahan BTS Blok A Nomor 64, Desa Sampe Cita, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH dalam pesan whatsapnya, Selasa (2/10/2018) mengungkapkan, Repelita Sembiring dan istrinya Nurhaida Boru Sibue berumah tangga sudah 22 tahun lamanya. Sudah 3 tahun,  pelaku tidak menafkai korban. Pertengkaran hebat sepasang suami istri ini, dari tanggal 24/4/2018" Mereka bertengkar di Perumahan KBBT Blok H Nomor 73, Desa Lau Bekeri, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang. Akibat kekerasan  yang di lakukan pelaku, korban mengalami kesakitan di badanya dan kepala korban bengkak. Pelaku pun, mengancam akan membunuh korban pakai pisau. Kepala Dusun Lau Bekeri, Syuhkur Sembiring yang mengetaui pelaku akan membunuh korban. Berhasil mengamankan pisau yang di pegang pelaku" Ujarnya.

Martualesi Sitepu menjelaskan,  pelaku di tangkap Team Unit Reskrim Polsek Kutalimbaru, Rabu (01/8/2018. Saat di introgasi petugas, pelaku mengaku ada bertengkar sama korban. Tapi pelaku, tidak mengakui ada memukul korban. Pelaku mengaku, terjadinya pertengkaran karena korban belum pulang hingga sampai larut malam. Akibat perbuatanya, pelaku di kenai Pasal 44 dan Pasal 45 UUD Nomor 23 Tahun 2004, dengan ancaman 5 tahun kurungan. Pelaku pun sudah,  di serahkan ke JPU, Selasa ( 2/10/2018) untuk menunggu jadwal sidang" Pungkasnya.

Orang nomor 1 di Polsek Kutalimbaru menghimbau masyarakat sepasang suami istri. Jagala peran masing - masing, dan jangan di kendalikan sama emosi. Jalinla, hubungan suami istri dengan harmonis" Ungkapnya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR