Panitia MTQ Nasional Batasi Wartawan Meliput

Jumat, 05 Oktober 2018 | 12.19 WIB

Bagikan:

Medan, Setara Post

Panitia pelaksana Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) untuk tingkat Nasional yang ke XXVII terkesan membatasi jumlah wartawan yang akan melakukan peliputan di even tersebut.

Seperti halnya yang dialami Wartawan Setara Post Risman Harahap, saat hendak mengantarkan surat tugas peliputan pada Selasa (2/10). Namun salah seorang petugas bernama Nelva menyarankan agar wartawan untuk datang langsung ke Kantor Gubsu dikarenakan keterlambatan. 

Akan tetapi, setelah Wartawan mengantarkan surat tugas tersebut ke bagian Humas kantor Gubsu, pihak Humas mengatakan akan memberitahukan kepada wartawan melalui HP. Namun, hingga hari ini Wartawan Setara Post belum juga mendapat kabar terkait penerimaan peliputan di MTQN ke XXVII ini.

Tindakan yang seolah membatasi wartawan dalam peliputan MTQN ini dinilai tidak sejalan dengan arahan Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi yang meminta seluruh lapisan masyarakat Sumut agar mensukseskan MTQ Nasional yang ke XXVII di Sumut  Kabupaten Deli Serdang ini terus menerus disuarakan dan disukseskan.

Sementara itu, terkait petugas kesehatan yang dikerahkan pada pelaksanaan MTQ kali ini sebanyak 1000 orang berupa Dokter dan Perawat yang standby di lapangan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut Drs. H. Agustama, Apt, M.Kes kepada Setara Post mengatakan petugas kesehatan yang dikerahkan ini yaitu Dokter dan Perawat akan memantau peserta dan para pengunjung yang perlu mendapat perawatan.

"Petugas yang kita kerahkan ini hampir 1000 orang. Pokoknya pihak kesehaan standby di lapangan mana tau ada peserta atau pengunjung yang perlu diperiksa kesehatannya," ucap Kepala Dinas Kesehatan. (RH)
Bagikan:
KOMENTAR