Walikota: Narkoba Musuh Terbesar Bangsa

Jumat, 19 Oktober 2018 | 21.08 WIB

Bagikan:
Tebing Tinggi, Setara Post

Narkoba adalah merupakan salah satu musuh terbesar bangsa Indonesia saat ini dan sangat wajar Presiden  Joko Widodo menetapkan negara dalam keadaan darurat narkoba, hal tersebut melihat perkembangan peredaran narkoba kian hari yang sangat memprihatinkan.

Hal ini disampaikan Walikota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan yang diwakili Kepala Badan Kesbang Amas Muda yang sekaligus sebagai narasumber pada pembukaan Bimtek Penggiat Anti Narkoba dilingkungan masyarakat yang diikuti 20 orang peserta dari 7 Kelurahan di Kecamatan Rambutan Rabu (17/10) di pondok Bagelen yang diselenggarakan BNN Kota Tebing Tinggi.

Disampaikan Amas Muda jika melihat dari data-data yang direlis BNN secara nasional, berkembangnya peredaran dan penyalahgunaan narkoba ada sekitar 6,5 juta orang sudah merupakan pengguna, dan 35-40 orang  meninggal setiap harinya akibat narkoba serta lk 6 ton narkoba yang dibutuhkan setiap minggunya.
Lebih memperihatinkan lagi kondisi ini juga sudah menjangkau anak-anak sampai usia 18 tahun, dari data yang direlis KPAI.

Sementara dari data yang disampaikan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat dari 87 juta sampai usia 18 tahun anak Indomesia 5,9 juta diantaranya pencandu narkoba, disebutkan KPAI dari 2.218 kasus kesehatan dan nafza yang ditangani menimpa anak-anak 15,69 persen diantaranya anak pencandu narkoba dan 8,1 persen kasus anak sebagai pengedar narkoba.

Jika melihat ini masalah yang dihadapi tidak hanya sekedar pengguna saja tetapi lebih jauh lagi yakni menghancurkan satu.bangsa dan narkotika ino dijadikan senjata yang disebut Proxi War, katanya.

Disampaikan untuk itulah bimtek ini sangat penting untuk pesertanya yang tergabung dalan Poyan Anti Narkoba dalam melaksanakan fumsi dan tugasnya, saya berharap para peserta dapat mengikutinya secara serius.

Karena untuk melakukan pencegahan peredaran.narkoba tidak bisa hanya berharap dilakukan oleh Pemerintah atau aparat penegak hukum saja, melainkan tanggungjawab kita bersama dan hal iti dapat dilakukan dari rumah tangga masing-masing melakukan pengawasan terjadap keluarganya.

Kepala BNN Kota Tebing Tinggi Kompol Bambang Rubianto, SH, MH yang bertindak sebagai narasumber pada kesempatan ini banyak mengulas tentang jenis dan bahaya serta pemahaman narkoba dan strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba. 

Kepada peserta beliau juga menjelaskan tentang definisi narkotika menurut UUD RI No 35 Tahun 2009 bahwa yang disebut narkoba adalah zat/obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Kepala BNNK berharap kepada para peserta agar dapat mengkampanyekan anti narkoba ditengah-tengah masyarakat lingkungannya karena peserta ini jumlahnya terbatas dari setiap kelurahan yang ada di Kecamatan Rambutan. Beliau mengajak kepada semua peserta hindari propaganda dari bandar narkoba dan katakan tidak pada narkoba.

Sementara itu seorang peserta yang bernama Armansyah peserta dari Kelurahan Mekar Sentosa merasa terkesan pada acara Bimtek tersebut dengan pemaparan dari narasumber Kepala BNNK Kota Tebing Tinggi Bapak Bambang Rubianto, SH, MH. Mudah-mudahan apa yang saya dapat pada bimbingan teknik ini akan saya terapkan didaerah saya nantinya terutama demi penyelamatan generasi muda kita.

Bimtek ini berlangsung selama 2 hari (17/18) dihadiri Ka BNN Kota Tebing Tinggi Bambang Rubianto, dan bimtek juga menghadirkan narasumber dari BNN Provinsi. (bbs)
Bagikan:
KOMENTAR