Warga Jalan Yoserizal Bunuh Diri dari Lantai V Thamrin Plaza

Senin, 15 Oktober 2018 | 20.23 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost
Thamrin Plaza yang berlokasi Jalan Thamrin, Kelurahan Seirengas II, Kecamatan Medan Area geger. Pasalnya, seorang pria keturunan Tiongha bunuh diri, dengan cara lompat dari lantai V Thamrin Plaza, Senin (15/10/2018) pukul 10:30 Wib.

Informasi yang di dapat, pria keturunan Tiongha yang lompat dari lantai V Thamrin Plaza bernama Hendra Kusuma (44) warga Jalan Yoserizal no 33/41 Medan. Apa penyebabnya , korban bunuh diri di Thamrin Plaza belum di ketaui.

Kapolsek Medan Area, Kompol K.Sianturi melalui Kanit Polsek Medan Area Iptu P.Hutagaul mengatakan" Begitu dapat laporan, bahwa ada terjadi bunuh diri di Thamrin Plaza. Piket 7.0 Reskrim Polsek Medan Area beserta Pawas langsung ke tempat kejadian perkara (TKP). Saat kejadian, korban yang di ketaui bernama Hendra Kusuma (44) , yang sudah tidak bernyawa lagi di temukan dalam keadaan terlungkup di lantai II dengan wajah hancur penuh darah. Korban bunuh diri, dengan cara lompat dari Lantai V sampai ke Lantai II" Ujarnya

Lanjut P.Hutagaul. Tidak berapa lama, Team Inafis Polrestabes Medan yang sudah di hubungi,  tiba di (TKP) guna melakukan identifikasi jenazah korban. Saat di balikan jenazah korban, yang dalam ke adaan terlungkup oleh Team Inafis Polrestabes Medan. Kening korban dalam ke adaan pecah, kaki sebelah kiri korban mengalami patah tulang, tangan  kiri korban mengalammi patah tulang. Usai di lakukan penyelidikan, oleh Team Inafis Polrestabes Medan. Korban di bawak ke RS.Bhayangkara Medan, guna di lakukan Autopsi" Pungkasnya.

" Dari hasil rekaman CCTV dan keterangan seorang orang saksi bernama Sriwati (45) karyawan toko sepatu Sport Statio, korban murni bunuh diri dengan cara lompat dari Lantai V ke Lantai II Thamrin Plaza.

Awalnya korban berdiri depan, pembatas kaca lantai V Thamrin Plaza. Tiba - tiba,  korban melompat sampai ke lantai II. Lalu,  di lihat saksi dari lantai V korban sudah dalam ke adaan terlungkup di lantai II dekat eskalator" Jelas Iptu P.Hutagaol.

Salah seorang wanita keturunan Tiongha  keluarga korban yang di temui di Polsek Medan Area mengungkapkan, korban tidak ada mengalammi sakit apa apun semasa hidupnya" Keluarga saya itu sehat - sehat saja kok. Orangnya hanya mempunyai sifat pendiam saja kok. Dengan itu, kami sekeluarga sepakat membuat surat pernyataan. Bahwa korban jangan di lakukan Autopsi" Tadi pagi,  saya sama korban masih sarapan bersama kok. Karena korban belum kawin, ia tinggal sama keluarga di Jalan Seirengas" Ungkap seorang wanita keturunan Tiongha yang mengaku keluarga korban. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR