Apa Motif Penikaman Terhadap Ayen Belum Diketahui

Jumat, 23 November 2018 | 09.10 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost
Rahman alias Ayen ( 44) warga Jalan Ir.Juanda Nomor 51, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun yang jadi korban penikaman orang tak dikenal (OTK) di Jalan Semarang simpang Jalan Bogor, Kamis ( 22/11/2018) pukul 00:30 Wib sempat tersiar.

Petugas Polsek Medan Kota, yang mengetaui peristiwa tersebut , langsung melakukan cek tempat kejadian perkara ( TKP). Lalu dengan sigapnya, Tim Unit Reskrim Polsek Medan Kota mencari keberadaan korban yang dirawat, di RS.Columbia Jalan Listrik.

Keberadaan korban di RS.Columbia sebelumnya, sempat membuat petugas Polsek Medan Kota kewalahaan mencari korban. Tapi tim Unit Reskrim Polsek Medan Kota, tidak menyerah begitu saja. Mencari keberadaan korban, hingga korban sampai ketemu keberadaanya di RS.Columbia oleh petugas.

Informasi yang beredar, penikaman itu berlangsung sangat cepat pada saat korban dan seorang teman wanitanya yang bernama Indah (23) warga kabupaten Langkat selesai makan malam di salah satu warung nasi goreng yang berada simpang jalan Bogor.

Saat mereka berjalan kaki menuju mobil yang mereka tumpangi yang terparkir di gedung Bank OCBC NISP jalan Bogor, dan setelah sampai di mobil pada saat korban hendak memasuki mobil tiba-tiba datang empat orang pria tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor Vixion dan sepeda motor jenis bebek langsung menikam korban sebanyak lima kali dibagian lengan kiri belakang, jempol kiri, paha kiri, betis kiri dan jempol kaki kanan.

Usai melakukan aksi brutalnya para pelaku langsung kabur melarikan diri entah kemana.

Usai mendapat penikaman tersebut korban sempat menghubungi rekanya yang tiba di lokasi dan membawa korban ke RS Colombia.

Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan  di depan Polrestabes Medan, Kamis (22/11/2018) pukul 13:00 WIB membenarkan kejadian ini.

” Benar bang, ternyata setelah di cek lebih dalam memang ada kejadian penikaman itu. Namun korban ketika kami arahkan untuk membuat laporan ke Polrestabes Medan atau ke Polsek Medan Kota,ia menolak dan mengatakan akan membuat laporan ke Polda Sumut,” pungkas orang Nomor 1 di Polsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR