Habisi Nyawa Pembantu, Kasi Trantib Medan Selayang Didor Tim Pegasus

Senin, 26 November 2018 | 15.29 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Team penangan gangguan khusus ( Pegasus) Polrestabes Medan yang bergabungan, dengan team ( Pegasus) Polsek Sunggal melumpuhkan kedua kaki Kasi Trantib Medan Selayang bernama Ricard Trumen P (23) warga Jalan Ngumban Surbakti, Gang Sedap Malam 15, Kelurahan Sempa Kata, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (25/11/2018) pukul 03:30Wib.

Pasalnya tersangka menghabisi nyawa pembantu rumah tangga bernama Jeni Boru Siringo - Ringo ( 23) warga Jalan Ngumban Surbakti, Gang Sedam Malam 15 Nomor 19, Kelurahan Sempa Kata, Kecamatan Medan Selayang.

Kapolrestabes Medan,  Kombes Pol Dr.Dadang Hartanto melalui Kasubbag Humas Polrestabes Medan, Kompol Subroto mengatakan" Berawal kejadian, tersangka Ricard Trumen masuk rumah majikan tempat korban bekerja, dengan cara memanjat pagar. Lalu,  tersangka masuk melalui pintu utama yang kebetulan tidak terkunci. Tersangkapun dengan leluasa,  mengacak - ngacak lemari dalam kamar majikan korban. Tiba - tiba, tersangka mendengar suara dari arah garasi yang kebetulan kamar pembantu. Korban yang terbangun, langsung terkejut melihat tersangka sudah depan pintu kamar korban.

"Tersangka yang takut, diketaui aksi pencurianya. Dengan membabi buta, tersangka menikam leher sebelah kiri korban sebanyak dua kali hingga korban tewas" Ujarnya.

Subroto menjelaskan. Usai menikam leher korban, tersangka mengambil barang korban berupa jam tangan, parfum dan batu giok bentuk bongkahan. Lalu tersangka melarikan diri kerumahnya, yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara ( TKP).

Team (Pegasus) Polrestabes Medan , dan (Pegasus) Polsek Sunggal. Yang sudah , mengetaui keberadaan tersangka sebelumnya, langsung menangkap tersangka dirumahnya yang tidak jauh dari (TKP). Saat diintrogasi petugas, tersangka mengakui perbuatnya yang telah membunuh korban. Waktu team gabungan melakukan pengembangan, tersangka berusaha melakukan perlawanan. Lalu petugas, meletuskan tembakan peringatan keudara. Karena tidak dihiraukan tersangka, team gabungan terpaksa memberi tindakan tegas dan terukur,  dengan cara melumpuhkan kedua kaki tersangka.

Usai tersangka lumpuh, team gabungan membawa tersangka ke RS.Bhayangkara  untuk mendapat pertolongan medis" Ucap Subroto.

Barang bukti yang diamankan team gabungan,  dari tersangka berupa 1 bilah pisau lipat, 1 buah jam tangan, 1 buah botol parfum, 1 potong baju tersangka yang dipakainya melakukan kejahatan, 1 buah celana panjang warna hitam, 1 buah batu cincin bongkahan.

"Sebelum team ( Pegasus) Polrestabes Medan,  dan Pegasus Polsek Sunggal menangkap tersangka. Terlebih dahulu,  minta keterangan sejumlah saksi. Karena sudah akurat, sejumlah keterangan saksi. Barulah team Pegasus gabungan mengejar tersangka" Kata Kasubbag Humas Polrestabes Medan, Kompol Subroto. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR