Hendak Jualan ke Pajak, Pasutri Diikat Pencuri Rumah

Senin, 26 November 2018 | 19.54 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Malangnya nasib Zulkifli (61) dan istrinya. Pasalnya, pasangan suami istri ( Pasutri) ini, diikat pelaku pencurian dan kekerasan berinisial SR (40) warga Tembung Pasar XI, Gang Famili, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan.

Berawal kejadian, Senin (26/11/2018) sekira pukul 04:45 Wib, korban dan istrinya mau berangkat jualan ke pajak. Saat membuka pintu , tiba-tiba datang pelaku dan langsung menodongkan pisau kepada korban. Dan pelaku menyuruh korban dan istri korban masuk ke dalam rumah , dan selanjutnya pelaku mengikat kedua tangan korban dan istri korban menggunakan kain dan pelaku juga mengikat mulut korban dan istrinya menggunakan kain.

Pelaku berkata "mana uang " dan korban menjawab tidak ada kami masih mau jualan, dan pelaku pun berkata "mana kereta. Korban menjawab itu kereta, lalu  pelaku mengambil 1 Unit Sepedamotor  Honda Revo BG 3095 QM milik korban  selanjutnya pelaku membawa lari sepedamotor milik korban.

 Korban yang merasa keberatan, langsung  membuat laporan ke polsek percut sei tuan. Atas dasar laporan si korban, pihak aparat kepolisian langsung mengambil tindakan dengan cepat sebelum pelaku keburu kabur jauh.
Selang beberapa jam kemudian ,Pada hari itu juga.

 Sekira Pkl. 06.00 Wib Team Pegasus Polsek Percut Sei Tuan mendapatkan Informasi keberadaan pelaku di jalan Gambir Psr VIII Desa Bandar Khalipah Kec. Ps Tuan dan selanjutnya team pegasus polsek percut sei tuan mendatangi TKP dan berhasil mengamankan pelaku berikut beserta barang bukti 1 Unit Sepedamotor Honda Revo BG 3095 QM dan sehelai kain panjang.  Selanjutnya team pegasus polsek percut sei tuan membawa pelaku ke kantor polsek percut sei tuan guna proses lanjut.


Sementara Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri Menerangkan," Akibat dari perbuatan si pelaku tersebut, pelaku bisa dikenakan UU KUHP Pasal 365 dengan ancaman minimal 9 tahun penjara," Ungkap Kapolsek. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR