Lecehkan Kitab Suci Al-Qur'an di Facebook, Sepasang Kekasih Diciduk Polisi

Kamis, 29 November 2018 | 21.21 WIB

Bagikan:
Belawan - Setarapost.
Peleceh kitab suci Al - Qur'an yang sempat firal di medsos  Facebook, akhirnya berhasil diamankan petugas Polsek Medan Labuhan. Dalam medsos Facebook,  pelaku menginjak kitab suci Al - Qur'an.

Informasi yang beredar, pelaku berinisial AAR (17) yang masih mengikutkan pendidikkan, Sekolah Menengah Atas (SMA). Atas perbuatanya,  yang telah  melanggar hukum.Pelaku terpaksa , mempertanggung jawabkan atas perbuatanya dikantor Polisi.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH yang didampingi Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Chandra SIK, Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto, dalam fres relenya, Kamis (29/11/2018) mengatakan" Bahwa video rekaman aksi nekat tersangka itu terjadi dua bulan lalu.

"Foto tersebut diambil oleh pacar pelaku berinisial PA (17) dua bulan yang lalu. Hal itu dilakukan untuk membuktikan kalau pelaku tidak akan berselingkuh dengan wanita lain. Pelaku masih menjalani pemeriksaan secara itensif dan hasil pemeriksaan sementara pelaku memang kurang pendidikan dan arahan dari orangtua," Ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto menambahkan, pihaknya bergerak cepat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Begitu kita mengetahui kediaman pelaku, saya perintahkan kepada Panit Reskrim dan Bhabinkamtibmas untuk menjemput pelaku dan sesuai arahan Kapolres kita langsung membawa pelaku ke Mapolres Pelabuhan Belawan," beber Rosyid.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jerico mengatakan" Pacar pelaku yang ikut menyebarkan foto tersebut juga diamankan dan diancam dengan pasal yang berbeda.

"Penyebar foto juga sudah kita amankan, saat ini kedua pelaku masih kita periksa. Kedua pelaku masih anak dibawah umur, sehingga kita menggunakan UU perlindungan anak Untuk  pelaku AAR kita jerat dengan pasal 156 dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun, sedangkan PA pacar pelaku kita jerat dengan UU ITE pasal 28 dengan hukum penjara 6 tahun," tegasnya.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebar berita baik itu hoax atau melanggar hukum.

"Saya harap masyarakat jangan sembarangan menyebar foto atau vidio yang dapat melanggar hukum, karena penyebar dan pelaku akan sama- sama dihukum," pungkasnya. (Afd)

Bagikan:
KOMENTAR