Pegasus Polsek Kutalimbaru Ungkap Kasus Curanmor Dan Penadah

Senin, 05 November 2018 | 04.26 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapos
Pelaku curanmo dan penadah, sepeda motor korban yang terparkir di ladang sekira 500 meter jaraknya telah hilang. Berhasil, ditangkap team penangan gangguan khusus (Pegasus) Polsek Kutalimbaru.

Informasi yang didapat, Minggu (4/11/2018) tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Setia Karya, Pasar VII Desa Beras, Kecamatan Sunggal, Sabtu (3/11/2018) pukul 17:00 Wib.

Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH, dalam pesan Whatsapnya mengatakan" Berdasar  laporang Polisi, Team penangan gangguan khusus (Pegasus) Polsek Kutalimbaru. Langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP), untuk melakukan penyelidikan. 

Hasil penyelidikan, team (Pegasus) Polsek Kutalimbaru. Berhasil menangkap dua tersangka,  di Jalan Flamboyan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang Jumat (2/11/2018) pukul 19:00 wib. Saat diintrogasi team (Pegasus), kedua tersangka mengaku menjual sepeda motor kepada Andi. Lalu kedua tersangka, dibawak ke Mapolsek Kutalimbaru" Ujarnya.

" Kamis (01/11/2018) sekira pukul 16:30 wib. Tepatnya di Dusun VII Namo Keling, Desa Namo Keling, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang. Ada warga,  kehilangan sepeda motor yang diparkirnya dekat ladang korban. Padahal sepeda motor korban,  diparkirkanya  kurang lebih jaraknya 500 meter.

Atas kesigapan, team (Pegasus) Polsek Kutalimbaru bernama , Aiptu Yasin Purba, Aiptu Hawa Gurusinga, Aipda Hery Kurnia Ryadi, Brigadir Viet Chandra Pardede. Sejumlah tersangka bernama Dimas Ardiansyah (21) warga Jalan Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang pelaku pencuri, Rama Hidayat (21) warga Jalan Besar Tanjung Anom No 199, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang pelaku pencuri, Sakirman (63)  warga Dusun 1 Tanjung Selamat, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal sebagai perantara jual beli barang curian, Andi Pelari (22) seorang buru pabrik di Jalan Tanjung Balai Komplek Perumahan Sri Gunting, Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang sebagai penadah barang curian, Khairul Azhar (18) warga Jalan Tanjung Balai Komplek Perumahan Sri Gunting, Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang sebagai penadah barang curian. Berhasil ditangkap" Kata Martualesi Sitepu,  yang sebentar lagi serah terima jabatan (Sertijab) sama Kapolsek Kutalimbaru yang baru.

Martualesi Sitepu memaparkan, barang bukti yang diamankan dari para tersangka berupa 1 Kunci T, uang pecahan Rp.100.000 sebanyak 21 lembar, 1 lembar uang pecahan Rp.100.000,  1 unit sepeda motor Jupiter Z BK.5014 CD, 2 body sepeda motor Vixion, 1 unit Handfone Android merek Oppo A39 warga Gold, 1 unit Handfone Android merek Himax warna putih, 1 unit sepeda motor Suzuki Satria F BK.3129 ZAD warna Hitam.

"Team Opsnal 7.3 Polsek Kutalimbaru. Menangkap para tersangka, dengan cara memancing jual sepeda motor sama seorang penadah bernama Andi Pelari.Tidak berapa lama, Andi Pelari dan seorang rekanya Khairul Azhar yang sebagi penadah juga. Menjumpai Team 7.3 yang menyamar menjual sepeda motor. Kedua tersangka, berhasil ditangkap atas informasi Sakirman yang telah ditangkap duluan. Pengakuan Andi Pelari dan Kahirul Azhar, sepeda motor curian dijual sama penadah pertama seharga Rp.3.100.000. Lalu, penadah pertama menjual sepeda motor tersebut, di Daerah Tandem Hulu  sama penadah kedua, bernama Handoko yang kini (DPO).

Sepeda motor tersebut, dijual sama penadah kedua seharga Rp.3.800.000. Team 7.3,  langsung melakukan pengembangan , dan mengejar penadah kedua di Desa Tandem Hulu Pasar 10 Dusun 6, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang. Saat team 7.3 , sampai dirumah penadah dua Handoko yang  sudah menjadi tersangka. Ternyata tersangka dan barang buktinya,  tidak berada ditempat. Dilokasi , team 7.3 menemukan 2 unit sepeda motor Hondan Beat warna Putih dan sepeda motor Yamaha Vega R. Kedua sepeda motor tersebut, tidak ada Nomor Polisi serta dokumen. Team 7.3,  langsung berkordinasi sama personil Polsek Tandem Hilir dan Kepala Desa Tandem Hilir Sugito, guna untuk mengamankan 2 unit sepeda motor tersebut. Waktu penyerahan 2 unit sepeda motor tersebut,  sama Polsek Tandem Hilir. Disaksikan Kepala Desa Tandem Hulu" Ungkap Martualesi Sitepu yang kini sudah menjabat Kasat Narkoba Polres Sergai.


Martualesi Sitepu menerangkan, para tersangka dikenai Pasal 363 dan Pasal 480 KUHPidana. Mudah - mudahan, penadah dua Handoko yang kini ( DPO), cepat ditangkap team 7.3 Polsek Kutalimbaru" Ucapnya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR