Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan Lumpuhkan Resedivis

Kamis, 13 Desember 2018 | 07.44 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost. 
Resedivis bernama  Eben Pasaribu (33) warga Jalan Sei Mati Lingkungan 9, Kelurahan Sei Mati Medan. Dilumpuhkan team Penangan Gangguan Khusus (Pegasus) Sat Reskrim Polrestabes Medan. Pasalnya,  tersangka melawan petugas saat diminta tunjukan daerah mana saja, tersangka melakukan kejahatan.

Terungkapnya kasus tersangka  Eben Pasaribu, saat melakukan kejahatan pencurian dengan pemberatan (Curat) dalam kasus 365 KHUPidana, Rabu (12/12/2018).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Dadang Hartanto melalui Kasubbag Humas Polrestabes Medan, Kompol Subroto , membenarkan ada mengamankan pelaku pencurian bernama  Eben Pasaribu. Terungkapnya kasus tersangka Eben Pasaribu, saat petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan menerima laporan korban bernama Immanuel christiani Novri S, warga Jalan Coklat 12 Nomor 13, Lingkungan XXIV, Prumnas Simalingkar, Kecamatan Medan Tuntungan. Dengan Nomor LP/25/XI/2018/SPKT Restabes Medan tanggal 12/November/2018.

Team (Pegasus) Sat Reskrim Polrestabes Medan, yang dipimpin Kanit Pidum dan Kasubnit Jahtanras langsung memburu pelaku" Ujarnya.

Subroto menjelaskan. Berawal pencurian yang dilakukan tersangka, saat korban memarkirkan mobilnya di Jalan Sutomo Ujung Nomor 102 E. Korban yang sehari - harinya berjualan APL, terkejut saat kembali dan melihat pintu samping kanan mobilnya terbuka dan uang dalam mobil sebesar Rp.260.000.000 juga raib.

 Dari hasil penyelidikan,  yang dilakukam team (Pegasus) Sat Reskrim Polrestabes Medan dalam beberapa hari, ternyata membuahkan hasil. Lalu Team (Pegasus), melihat tersangka Eben Pasaribu berada di Jalan Yos Sudarso Simpang Kantor, Labuhan Deli. Team yang tidak mau tersangka kabur, langsung menangkap tersangka Eben Pasaribu" Pungkas Subroto.

Subroto menyebutkan. Dalam introgasi yang dilakukam Team (Pegasus) Sat Reskrim Polrestabes Medan. Tersangka Eben Pasaribu mengakui perbuatnya , yang telah mengambil tas korban dalam mobil berisikan uang sebesar Rp.260.000.000. Lalu tersangka memakai uang tersebut sebesar Rp.50.000.000, untuk membeli sepeda motor Sonic warna Hitam dengan Nopol BK 6723 ABW. Tersangka pun mengaku, melakukan kejahatan bersama 3 rekanya berinisial US alias PK (DPO) , TT (DPO) dan SS alias H (DPO).

Saat tersangka dibawak oleh petugas ke tempat kejadian perkara (TKP), untuk mengetaui dimana saja mereka melakukan kejahatan pencurian. Tetapi tersangka waktu dibawak ke TKP lainya,  berusaha melakukan perlawanan. Dengan sigapnya, team ( Pegasus) Sat Reskrim Polrestabes Medan, memberi tindak tegas dan terukur mengenai kaki tersangka. Team pun langsung membawak tersangka, ke Polrestabes Medan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan, bahwa tersangka Eben Pasaribu merupakan Resedivis, yang pernah melakukan kejahatan yang sama dalam kasus 363 di wilayah hukum Polsek Medan Kota tahun 2014. Tersangka dikenai hukuman 1 tahun 4 bulan. Tahun 2015, tersangka melakukan kejahatan yang sama juga diwilayah hukum Polsek Medan Kota. Tersangka dikenai hukuman 1 tahun" Ucap Kasubbag Humas Polrestabes Medan Kompol Subroto. (Afd)


Bagikan:
KOMENTAR