Sat Narkoba Polres Sergai Ringkus Paman Dan Keponakan

Senin, 10 Desember 2018 | 20.52 WIB

Bagikan:
Sergai - Setarapost
Satuan (Sat) Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) gencar kembali membasmi Narkoba. Pasalnya paman dan keponakan ditangkap, ( Sat) Narkoba Polres Sergai di Dusun III Desa Pon, Kecamatan Serdang Bedagai.

Kepala Satuan ( Kasat) Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu SH MH, dalam pesan Whatsapnya, Senin (10/12/2018) mengungkapkan, kedua tersangka  bernama Supriangga (33)  paman  sedangkan Ade Febri alias Febri (23) keponakan. Kedua tersangka yang masih berhubungan keluarga, ditangkap (Sat) Narkoba Polres Sergai, Sabtu tanggal (08/12/2018) pukul 16:00 Wib.

Untuk barang bukti , yang berhasil diamankan ( Sat) Narkoba Polres Sergai dari kedua tersangka , 7 paket helai plastik klip transparan berisikan kristal putih yang diduga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,20 gram, 2 unit Hp merek Nokia warna Silver" Ujarnya.

" Berawal penangkapan kedua pengedar Narkoba ini, atas informasi yang beredar. Bahwa di tempat kejadian perkara ( TKP) Dusun III Desa Pon, Kecamatan Serdang Bedagai, adanya peredaran Narkoba. Atas informasi tersebut, team (Sat) Narkoba Polres Sergai menindak lanjuti.

Dari hasil penyelidikan team (Sat) Narkoba Polres Sergai, diketaui pengedar Narkoba di (TKP) bernama Ade Febri bersama paklenya bernama Supriangga. Lalu team (Sat) Narkoba Polres Sergai melakukan pemantauan terus. Dengan waktu yang tepat, (Sat) Narkoba melakukan penangkapan Supriangga yang sedang merakit Bong ( Alat hisap sabu) diruang tamu rumahnya. 

Dengan didampingi Kepala Dusun ( Kadus), team (Sat) Narkoba melakukan penggeledahan rumah tersangka. Dalam rumah tersangkan, team (Sat) Narkoba menemukan barang bukti 7 helai plastik trasparan berisi kristal, 1 bal plastik kosong, 1 buah mancis dan 1 buah alat hisap sabu" Jelas Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu SH MH.

Martualesi Sitepu menyebutkan. Dari pengakuan kedua tersangka, sekitar 3 minggu lebih mengedarkan Narkoba jenis sabu. Sehari kedua tersangka menjualkan Narkoba jenis sabu sebanyak 0,5 hingga 1 Gr. Total keuntungan penjualan sabu kedua tersangka 10 persen. Kedua tersangka pun, mengaku mendapatkan barang haram jenis sabu, dari berinisial S alias AK yang kini masih dalam penyelidikan.


Akibat perbuatanya yang telah melanggar hukum, kedua tersangka terjerat Pasal 114 Sub 112 dengan ancaman 12 tahun penjara dan denda sebanyak 8 miliar" Pungkas Martualesi Sitepu yang pernah menjabat Kapolsek Kutalimbaru. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR