Di Aniaya Suami Laporan Polisi Happy Di Polre Sergai Diduga Tidak Berjalan

Rabu, 23 Januari 2019 | 01.30 WIB

Bagikan:
Sergai - Setarapost. 
Hukum di Polres Serdang Bedagai (Sergai), sepertinya tajam keatas tumpul kebawah. Pasalnya, pengaduan korban bernama  Happy (30) yang dianiya suaminya sendiri bernama Johan Wijaya (33) diduga dipeti eskan Polres Sergai.

Informasi yang diperoleh, Selasa (21/1/2019) Happy dianiaya suaminya Johan Wijaya,  dirumahnya Jalan Cempaka Nomor 14 Lingkungan Pekan 1, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis ( 20 / Desember/2019) pukul 20:00 Wib.

Atas penganiayaan yang dilakukan Johan Wijaya terhadap Happy. Happy membuat pengaduan ke Polres Sergai dengan Nomor LP / 33 / XII / SU / Res Sergai tanggal 26/ Desember / 2018. Sayangnya sampai dinihari pengaduan korban,  di Polres Sergai diduga tidak berjalan. Karena sampai sekarang, pelaku masih berkeliaran di tempat kejadian perkara (TKP).

Happy menerangkan berawal kejadian, saat  mempertanyakan sama suaminya Johan Wijaya atas namanya sudah tidak  tercantum lagi  di Rekening BNK.

" Kami buka usaha Apotik dirumah  kami dijalan Cempaka, sebelumnya nama saya dan suami saya Johan Wijaya tercantum direkening BNK. Saya  merasa keberatan, lalu saya tanyak ke BNK. Orang BNK menyatakan, bahwa  nama saya sudah diblokir Johan Wijaya. Lalu saya tanyak sama Johan Wijaya, tapi Johan Wijaya  malah marah - marah dia. Bahkan saya dipukulnya, sampai babak belur wajah saya. Tidak puas memukul saya, Johan Wijaya mengantukan kepala saya kedinding dan menendang pinggang saya" Kata Happy.

Lanjut Happy, tanggal  21/Desember / 2018 kedua mertua saya bernama Jefri (66), Chang Gwek Oen (61) dan abang ipar saya bernama Suhadi Wijaya alias Awi (39). Datang kerumah saya dan menganiaya saya mereka bertiga lagi. Merasa tidak senang dianiya kembali, saya membuat pengaduan ke Polres Sergai. Akhir pengaduan saya diterima dengan Nomor LP / 03 / I / 2019 / SU / Res Sergai, tanggal 4 / Januari / 2019. 

Ironisnya, saya disuruh kembali ke Polsek Perbaungan untuk membuat pengaduan arahan petugas Polres Sergai. Sebelumnya,  saya membuat pengaduan ke Polsek Perbaungan. Tapi seperti tidak ditanggapi, makanya saya buat pengaduan ke Polres Sergai. Ini malah disuruh, kembali buat pengaduan ke Polsek Perbaungan" Pungkasnya.


Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Sisworo , saat dikonfirmasi terkait pengaduan korban  melalui seluler mengungkapkan, korban dan pengecaranya sudah datang menemui saya. Kalau bisa yang bersangkutan saja datang, kembali menemui saya untuk lebih jelas lagi" Ucapnya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR