Kapolres Sergai Ungkap Kasus Peredaran Narkoba Di Wilayah Hukum Polres Sergai

Jumat, 08 Februari 2019 | 22.56 WIB

Bagikan:
Sergai - Setarapost. 
Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu,S.Sos.,SIK, dan sejumlah personel Satuan ( Sat) Narkoba Polres Sergai, yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH, gencar kembali memberantas narkoba.

Dengan itu, Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu,S.Sos.,SIK, yang didampingi Waka Polres Sergai Kompol HR. Sibarani, Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH, KBO Iptu Defta, Kanit Idik Iptu P.Sinuhaji, dalam fres relenya, Kamis (7/2/2019) mengatakan" Hasil grebek kampung narkoba (GKN) wilayah hukum Polres Sergai , Senin (4/2/2019. Personel Sat Narkoba  Polres Sergai mengamankan seorang wanita bernama Siti Hajar alias Siajar (34) warga Dusun I Kampung Baru, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai. Tersangka diduga pengedar Narkotika jenis sabu" Ujarnya.

Lanjut Juliarman Eka Putra Pasaribu, tertangkapnya tersangaka atas informasi yang didapat, bahwa tersangka Siti Hajar alias Siajar mengedarkan narkoba. Begitu dapat informasi, team Sat Narkoba Polres Sergai yang dipimpin Kanit 2 Ipda Maruli Sihombing melakukan cek (TKP) di Dusun I Kampun Baru Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin. Lalu personel Sat Narkoba yang didampingi, Kepala Dusun (Kadus), menggerebek rumah tersangka.

" Saat itu tersangka lagi duduk didapur rumahnya. Karena tersangka seorang wanita, Polwan bernama Bripda Witha Saragi menggeledah tersangka. Didalam Bra tersangka Siajar ditemukan,  1 helai plastik klip transparan berisikan kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,20 gr , 8 helai plastik kosong, 1 pipet yang ujungnya runcing, uang pecahan tunai Rp.200.000, pecahan Rp.10.000sebanyak 15 lembar dan pecahan Rp.5000 sebanyak 10 lembar.

Saat tersangka mau dibawak oleh Polisi ke Mapolres Sergai. Tiba - tiba warga sekitar berdatangan dan berusaha, melepaskan tersangka. Tidak berapa lama Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH, bersama anggota Opsnal  yang sudah dihubungi Ipda Maruli Sihombing melalui KBO, tiba di TKP. Berkat kerja keras tem Sat Narkoba Polres Sergai yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH, tersangka berhasil dibawak oleh Polisi ke Polres Sergai untuk Proses sidik" Kata orang nomor 1 di Polres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu,S.Sos.,SIK.

Juliarman Eka Pasaribu  menerangkan. Rabu tanggal (6/2/2019) , team Sat Narkoba Polres Sergai yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH, melakukan penggerebekan di Dusun III Lingkungan Tempel Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai. Namun saat dilakukan penggeledahan yang menjadi DPO Nihil. Petugas yang  berjalan curiga dengan seoran laki - laki, langsung melakukan penggeledahan laki - laki yang diketaui bernama M.Alfian alias Alfi (30) warga Dusun III Lingkungan Tempel Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan. Dari tersangka M.Alfian alias Alif, petugas menemukan 2 paket sabu dikantung celana tersangka. Tersangka mengaku dapat sabu,  dari  M.Guntur.

Barang bukti yang disita oleh petugas dari tersangka M.Alfian alias Alfi , 2 helai plastik klip transparan yang berisikan kristal warna Putih diduga Narkotika jenis sabu, dengan berat bruta 2,22 gr, 42 bungkus helai plastik klip kosong, 1 pipet ujung runcing, 1 kotak rokok merek Dunhil.
Juliarman Eka Pasaribu menyebutkan dari keterangan tersanka M.Alfi. Petugas melakukan pengembangan,  dan memburu M.Guntur (29) dirumahnya di Dusun III Lingkungan Tempel Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Perbauang.
Tiba dirumah kontrakan tersangka M.Guntur, petugas yang didampingi Kadus, ingin masuk kerumah tersangka. Lalu istri dan ibu mertua tersangka menjerit histeris, dan tidak berkenan membukakan pintu. Ternyata jeritan tersebut, mengundang perhatian warga yang tertidur dimalam hari , dan melihat yang punyak rumah menjerit. Petugas yang tidak mau kehilangan tersangka, petugas membongkar jendela rumah tersangka M.Guntur. Saat penggeledahan rumah tersangka M.Guntur, petugas yang didampingi Kadus menemukan dilantai kamar belakang 1 paket sabu, 1 unit timbangan elektrik, 1 pipet runcing. Dan dilobang closed kamar mandi rumah tersangka, petugas menemukan 1 unit timbangan elektrik dan 60 helai plastik kosong ditemukan dibawah jendela.

Dari pengakuan M.Guntur, ia sudah sekitar 5 bulan berjualan sabu. M.Guntur pun mengaku, pasaran 1 gr, dibelinya seharga Rp.850.000 dan dijualnya dalam paketan seharga Rp.50.000 sampai Rp.100.000, dengan dapat keuntungan sekitar Rp.200.000.


Akibat perbuatanya yang telah melanggar hukum, ke 3 tersangka dijerat Pasal 114 Sub 112, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara" Ucap Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu,S.Sos.,SIK. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR