Kapolsek Medan Area Bantah Menangkap Lesmana Hutapea Tidak Sesui SOP

Senin, 18 Februari 2019 | 10.09 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost. 
Penangkapan Lesmana Hutapea yang diduga menganiaya dua korban bernama Agusni (23) dan Mardisa, sudah sesuai standar operasional (SOP) Polsek Medan Area. Dengan itu, Polsek Medan Area membantah melakukan penangkapan Lesmana Hutapea, yang tidak ada surat penangkapan, seperti apa yang diungkapkan kuasa hukum Lesmana Hutapea.

Kapolsek Medan Area Kompol K.Sianturi S,Sos, yang didampingi Wakapolsek Medan Area AKP Fery dan Kanit Reskrim Iptu ALP.Tambunan serta Panit Iptu Syamsul, dalam keterangan fres lesnya diaula Polsek Medan Area, Sabtu (16/2/2019) mengatakan"  Kami tegaskan bahwa tanggal 3/5/2018, Polsek Medan Area, telah menerima pengaduan korban lelaki bernama Agusni (23) dan Mardisa yang diduga dianiya oleh Lesmana Hutapea. Dengan No: LP / 321 / K / V / Sektor Medan Area tanggal 3/5/2018" Ujarnya.

K.Sianturi menjelaskan. Lalu Petugas Polsek Medan Area mengambil keterangan dari saksi bernama M.Iksan Sidik dan Syahril, yang melihat aksi penganiayaan yang dilakukan Lesmana Hutapea tehadap korban Agusni dan Mardisa. 

Penganiayaan yang dilakukan Lesmana Hutapea, dengan cara memukul Helm LTD warna Merah kewajah korban Mardisa yang diikutkan kawan - kawan Lesmana Hutapea juga menganiaya korban. Akibat penganiayaan yang dilakukan Lesmana Hutapea, korban mengalami cendera dibagian tengkuk dan kepala memar, bibir bagian atas mengalami luka robek sehingga mengeluarkan darah dan dahi mengalami robek juga mengeluarkan darah. Itu sesuai dengan hasil Visum korban Mardisa dengan nomor 364, yang dikeluarkan RS.Pringadi Medan, tanggal 4/5/2018. Karena sudah lengkap semua pengaduan korban yang disertai hasil Visum, petugas Polsek Medan Area membawak surat penangkapan tanggal 4/5/2018, dan langsung melakukan penangkapan Lesmana Hutapea" Pungkasnya.


Orang nomor 1 di Polsek Medan Area Kompol K.Sianturi S,Sos, menyebutkan. Saat dimintai keterangan oleh petugas, Lesmana Hutapea mengaku telah menganiaya korban Mardisa dengan cara memukul pakai Helm LTD warna Merah. Karena kuat dengan alat bukti yang cukup, takut Lesmana Hutapea melarikan diri. 

Petugas melakukan penahanan Lesmana Hutapea, sesuai dengan surat penahanan yang dikeluarkan. Tanggal (2/1/2019),  kuasa hukum Lesmana Hutape mengajukan penangguhan penahanan. Lalu tanggal ( 10/1/2019), penahanan Lesmana Hutapea ditangguhkan" Paparnya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR