Penganiaya Guru Madrasah di Medan Tembung Ditahan

Sabtu, 09 Februari 2019 | 23.16 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Beberapa hari yang lalu wanita keturunan tiongha,  berinisial N terduga menganiaya guru Madrasah dijalan Maindailing, Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung, Jum'at (8/2/2019) sudah diamankan Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Kini wanita keturunan tiongha berinisial N,  yang menganiaya guru Madrasah bernama Nursarianto masih dalam menjalanni pemeriksaan diruang penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan"  Pelaku sudah diamankan, saat setelah kejadian. Kita juga masih meminta keterangan dan mendalami, kejadian yang dilakukan pelaku" Ujarnya.

Berawal peristiwa yang dialami Nursarianto, Kamis (7/2/2019). Namun jadi perbincangan di media sosial ( Medsos). Netizen langsung merespos Foto Nursarianto, yang bersimbah darah diwajahnya melalui fesbook miliknya.

Dia mengatakan, kejadian bermula ketika Nursarianto mengikuti rapat dengan guru di Madrasah Muhammadiyah Jalan Mandailing Medan. Usai rapat, Nursarianto melihat sejumlah murid dikejar anjing. Lantas dia pun mencoba membantu dengan menjumpai pemilik hewan peliharaan itu.

Tak disangka, saat menjumpai pemilik hewan yang merupakan seorang perempuan, terjadi pertengkaran. Hingga akhirnya pertengkaran semakin memanas membuat wajah Nursarianto terluka di bagian pelipis sebelah kanan, diduga dipukul pelaku.

Tak terima atas kejadian tersebut, Nursarianto lalu mencurahkan kejadian yang dialaminya lewat Facebook dan melapor ke polisi. Polisi lalu mengamankan terduga pelaku.

Kasus penganiayaan terhadap Nursarianto membuat pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan memberikan pernyataan. Ketua MUI Kota Medan, Prof M Hatta mengimbau masyarakat agar jangan terprovokasi dan mempercayakan penanganan kasus perempuan terduga pelaku penganiaya guru madrasah tersebut kepada pihak kepolisian. Dia meyakini, aparat berwenang akan menyelesaikan kasus tersebut sebaik-baiknya.

“Saat ini di ruang Reskrim Polrestabes Medan, di mana petugas sedang memeriksa tersangka N yang telah menganiaya ustadz Nursarianto. Kami mengimbau masyarakat tidak terprovokasi”, ujar M Hatta.

Pihaknya berharap pihak kepolisian dapat menangani kasus tersebut sebaik-baiknya.

“Kita percayalah kepada aparat kepolisian untuk menyelesaikan persoalan hukum ini dengan sebaiknya”, pungkas Hatta. (Afd)

Bagikan:
KOMENTAR