Security Penganiaya 2 Korban Sampai Tewas Ditangkap Polisi

Sabtu, 23 Februari 2019 | 23.36 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Sejumlah security , yang main hakim sendiri hingga membuat 2 korban bernama Joni Pernando Silalahi (30) warga Jalan Tangkul Nomor 36 Medan Tembung, Stepen Sihombing (21) warga Jalan Perjuangan Nomor 3 Medan sampai tewas, ditangkap Polisi.

Akibat perbuatan sejumlah security , yang semen - menanya  menganiaya kedua korban sampai tewas. Dikenai Pasal 170 Jo 351 ayat 3 yang berbunyi , melakukan kekerasan secara bersama - sama hingga mengakibatkan orang meninggal Dunia.

Informasi yang didapat, peristiwa yang dilakukan sejumlah secutiy penganiaya 2 korban sampai tewas , dijalan W.Iskandar / Pasar V Barat Dusun VIII Desa Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr.Dadang Hartanto, melalui Kasubbag Humas Polrestabes Medan Kompol Subroto, Jum'at ( 22/2/219) mengatakan" Ada 4 tersangka security  penganiaya dua korban sampai tewas, yang diamankan Sat Reskrim Polrestabes Medan. Masing - masing tersangka inisial MP (22) warga Kelurahan Gaharu Kecamatan Medan Timur, BP (18) warga Jalan Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan, MAK (21) warga Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan, FR (26) warga Jalan Pancing 1 Mabar Ilir" Ujarnya.

Subroto menjelaskan, penganiayaan yang dilakukan sejumlah security terhadap dua korban sampai tewas, Selasa (19/2/2019) sekitar pukul 17:30 Wib. Saat itu seorang laki - laki yang berada di Perguruan Tinggi, melaporkan ke Pos security bahwa ada 2 laki -laki mencuri 2 Helm dari sepeda motor yang terparkir . Usai laki - laki tersebut melapor kepada security, ia langsung pergi. Sekitar setengah jam kemudian, 2 korban yang dicurigai mencuri 2 Helm melintas dan disetop security.

Lalu security minta kepada korban menunjukan STNK sepeda motornya, namun korban tidak bisa menjunjukan STNK sepeda motornya. Security yang menaruh curiga korban mencuri 2 Helm, seperti yang diungkap lelaki tersebut. Meminta buka bagasi sepeda motor korban, untuk melihat Helm yang diduga dicuri korban. Tapi kedua korban menolak dan memberontak pinta security tersebut. Security kesal ke 2 korban tidak mau membuka bagasi sepeda motornya, langsung memborgol kedua korban serta menganiaya kedua korban sampai tewas" Kata Subroto.

Kasubbag Humas Polrestabes Medan Kompol Subroto menyebutkan, untuk tersangka lainya masih dalam penyelidikan dan pengembangan. Mudah - mudahan pelaku lainya, dapat diamankan secepatnya" Pungkasnya. (Afd)

Bagikan:
KOMENTAR