Sudah 5 Tahun Jual Narkoba, BD Sei Bamban Meringkuk Di Jeruji Besi Polres Sergai

Jumat, 01 Februari 2019 | 21.31 WIB

Bagikan:
Sergai - Setarapost. 
Akhir bandar Narkotika jenis sabu yang sudah 5 tahun beroperasi,  meringkuk dijeruji besi Polres Sergai. Pasalnya seorang tersangka, yang sudah banyak merusak generasi Bangsa. Ditangkap Satuan (Sat) Narkoba Polres Sergai.

Informasi yang didapat,  berawalnya penangkapan tersangka, menindak lanjutti peredaran narkoba jenis sabu diwilayah hukum Polres Sergai. Lalu Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu,S.Sos.,SIK,M.Si, memerintahkan Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH, mengejar bandar narkoba tersebut.
 
Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu SH MH, dalam pesan Whatsapnya, Kamis (31/1/2019) mengatakan" Tersangka bernama Fadly alias Aceh (36) warga Dusun 1 Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Ditangkap team Sat Narkoba Polres Sergai, Selasa (29/1/2019). Tersangka ditangkap di Dusun 1 Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban.

Saat penangkapan tersangka,  sejumlah personel Sat Narkoba Polres Sergai yang dipimpin saya sendiri  , yang diikuti Kanit Idik 2 Ipda Maruli Sihombing setelah dapat perintah dari Kapolres Sergai. Ternyata, tersangka sudah 5 tahun lebih mengedarkan narkotika jenis sabu" Kata Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu SH MH.

Martualesi Sitepu menjelaskan. Berawal penangkapan tersangka, setelah dari hasil penyelidikan Polisi. Petugas yang sudah memastikan, tersangka diketaui bernama Fadly alias Aceh sedang berada dirumahnya. Sejumlah personel Sat Narkoba Polres Sergai, menangkap tersangka didalam rumahnya. 

Saat digeledah petugas disaku celana depan tersangka, ditemukan 2 paket plastik sedang berisikan diduga narkotika jenis sabu. Lalu petugas yang didampingi Kepala Dusun (Kadus) , menggeledah rumah tersangka. Ditiang jemuran petugas menemukan tas sandang yang bergantung. 

Ternyata isi dalam tas tersebut, 1 plastik besar berisikan Kristal dengan berat bruto 26.89 gram,  8 bungkus plastik sedang berisikan kristal dengan berat bruto 10,37 gram, 4 bungkus platik kecil berisi sabu dengan berat bruto 0,89, 1 buah timbangan elektrik, 1 unit Henfon dan uang tunai sebesar Rp.300.000. Untuk narkotika diduga jenis sabu, keseluruhanya berat bruto 38,15 gram" Paparnya.

" Pengakuan tersangka, ia dapat sabu dari rekanya berinisial H, yang tinggal di Medan. Kini Polisi masih mendalammi tentang H. Tersangka pun mengaku mengedar sabu sudah 5 tahun. Tersangka pun mengaku, tahun 2013 ia baru bebas dari LP menjalankan hukuman selama 2 tahun terkenak  kasus narkoba juga. Dari semenjak ia bebasla, tersangka mengedarkan narkoba jenis sabu.


Atas perbuatanya, tersangka terjerat Pasal 114 Sub 112 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara" Pungkas orang nomor 1 di Sat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu SH MH. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR