Direktorat Narkoba Poldasu Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Sabu Sebanyak 22,69 Kg Dan 20.000 Butir Psikotropika Etizolam

Selasa, 19 Maret 2019 | 23.39 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Terbukti sudah peredaran narkoba di Sumatera Utara, diberantas habis - habisan oleh Polisi. Pasalnya Direktorat Narkoba Polda Sumut, berhasil mengungkap kasus peredaran Narkotika jenis sabu sebanyak 22,69 Kg dan pil Psikotropika jenis Etizolam sebanyak 20.000 butir.

Pengungkapan kasus peredaran Narkotika ini, terlaksana dihalaman Ditres Narkoba Polda Sumut, Senin (18/3/2019) siang.

Direktur Narkoba Polda Sumut Kombes Pol.Hendri Marpaung, dihadapan sejumlah wartawan mengatakan"  Biasanya kita mengungkap kasus peredaran Narkotika, dari luar Indonesia masuk kepulau Riau dan Aceh serta transit ke Sumatera Utara. Lalu barang haram tersebut, masuk ke Medan untuk di distrubusikan kedaerah lain. Tapi kini yang dilakukan jaringan Narkotika masuk ke Sumut dan kota Dumai" Ujarnya.

Lanjut Hendrik Marpaung, berdasarkan dari bidang Humas menerbitkan tanggal 18/3/2019. Bahwa Unit 1 Subdit III Ditres Narkoba Polda Sumut mengungkap kasus peredaran Narkotika ini, atas informasi masyarakat, Selasa (26/2/2019) sekira pukul 17:00 Wib. Yang menyatakan ada 3 orang lelaki memiliki Narkotika jenis sabu, berada dikamar Hotel jalan Asramah Kecamatan Helvetia kota Medan. Atas informasi tersebut, Unit 1 Subdit III langsung melakukan penyelidikan dilokasi yang sudah ditentukan.

 Sekira pukul 19:00 Wib, Unit III Ditres Narkoba berhasil menangkap 3 orang tersangka yang disebutkan masyarakat sama Polisi, yang mana tersangka berinisial F, M dan I. Barang bukti yang diamankan dari ke 3 tersangka ialah satu bungkus plastik teh warna hijau bertuliskan Guanyiwang berisi sabu seberat 990 gram sabu.

Saat diintrogasi oleh petugas, ketiga tersangka mengaku bahwa ada 1 orang lelaki memiliki sabu juga yang berada dijalan Garuda II Kecamatan Sei Semayang Kota Binjai.

Lalu ditanggal yang sama  sekira pukul 22:00 WIB petugas melakukan penangkapan terhadap MY warga perumahan Alum Permai blok A25 desa Payaroba kecamatan Binjai Barat dan didalam rumah MY didapat sabu seberat 955 gram.

Tak puas hingga sampai disitu, MY pun di boyong untuk melakukan pengembangan kasus , namun sayang pada saat itu MY berusaha melarikan diri dengan melawan petugas hingga peluru petugas yang Bersarang di betis menghentikan pelarianya" Kata  Direktur Narkoba Polda Sumut Kombes Pol.Hendri Marpaung,

Selanjutnya dari mulut MY didapat informasi lagi bahwa ada seorang pria di desa Limau Manis kabupaten Deli Serdang yang memiliki dan menyimpan sabu selanjutnya petugas melakukan penagkapan terhadap EAS warga Bandar Labuhan bawah dusun II gang Mangga kecamatan Tanjung Morawa dan sewaktu rumahnya di geledah didapat sabu seberat 1.986 gram sabu .

Selanjutnya terhadap  kasus EAS dilakukan pengembangan kasus oleh unit 2 Subdit subdit III maka pada hari Rabu 6 Maret 2019 jan 11:30 WIB di jalan Sipori-pori kelurahan Beting kwala Kapias kecamatan Teluk Nibung Tanjung Balai melakukan penagkapan terhadap DH dan di rumahnya terhadap sabu seberat 1000 gram.

Selanjutnya pada tanggal 12 Maret 2019 jam 23:99 WIB unit 1 subdit III Diresnarkoba Polda Sumut mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada 4 pria tengah membawa sabu dari Pekan Baru menuju Medan, mendapat informasi itu petugaspun langsung melakukan penyelidikan hingga pada akhirnya pada jam 00:15 WIB dijalan lintas Sumatera desa Perjuangan kelurahan Sei Balai kabupaten Batu Bara menghentikan laju 1 unit mobil Xenia warna hitam berplat BM 1190 AX dan menangkap 2 orang pengendaranya berinisial SIS dan MS dengan barang bukti 3 HP yang digunakan untuk melakukan kontak dengan para kurir narkoba lainya selanjutnya keduanya pun di boyong untuk melakukan pengembangan dan pada saat itu keduanya mencoba kabur dan kembali petugas menembak kaki pelaku. Dari SIS dan MS didapatkah informasi yang mengatakan bahwa akan ada dua oranng pria berinisial ZRG dan AHP yang juga akan melintas di tempat yang sama dengan membawa sabu.

Selanjutnya pada jam 00:30 WIB petugas menghentikan laju mobil Avanza BK 6426 ACH yang didalamnya terdapat 18 bungkus sabu seberat 17.687 gram .

Selanjutnya keduanya pun dibawa petugas untuk melakukan pengembangan kasus namun sial keduanya mencoba kabur dan terhenti sewaktu timah panas petugas menembus kaki keduanya.

” Dari keterangan SIS, ZRG dan AHP mengatakan bahwa sabu tersebut akan diantar pada pria berinisial SK di Medan dan SK pun kami tangkap sewaktu melintas dijalan SM Raja tepatnya di depan restoran Mc Donald’s, dari SK kami sita 2 Hp, 1 Honda Scoopi BK 6426 ACH, SK pun kami bawa untuk melakukan pengembangan kasus namun ia mencoba melarikan diri dan kami berikan tindakan tegas dan terukur  dengan menembak kaki kirinya,” jelas Direktur narkoba Poldasu ini.

 Hari Rabu 13 Maret 2019 jam 10:30 WIB dijalan Jermal 15  ujung areal tanah garapan, unit 3 subdit III Diresnarkoba Polda Sumut berhasil menangkap 1 orang berinisial MIN dengan barang bukti 45 gram sabu, setelah di intrograsi MIN mengatakan bahwa sabu itu diperoleh dari AH atas suruhan dari ARP dan AG dan selanjutnya keduanyapun berhasil di tangkap di jalan HM.Joni dan pada tanggal 13 Maret 2019 petugas juga menangkap AH di jalan Jermal 7.

Dan terakhir tanggal 13 Maret 2019 jam 17:30 WIB di perairan Teluk Nibung Tanjung Balai Ditresnarkoba Narkoba melakukan penangkapan terhadap 3 pria berinisial A, J dan I dengan Barang bukti keseluruhan 2000 papan atau 20.000 butir Psikotropika jenis Etizolam dan untuk keseluruhan tersangka di kenakan pasal 114 ayat (2) , pasal 112 ayat (2) UU RU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika serta untuk tersangka Psikotropika kita kenakan pasal 61 ayat (1) dan pasal 62 UU RI nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman pidana penjara 5 tahun dan 10 tahun ,” kata Kombes Pol Hendri Marpaung.

Tambahnya lagi, Dengan ditangkpannya para tersangka dengan barang bukti keseluruhan 22,69 kilo gram sabu dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak 226.900 orang dengan asumsi 1 gram sabu untuk 10 pengguna dan 20.000 butir Psikotropika jenis Etizolam dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak 20.000 orang dengan asumsi 1 butir Etizolam untuk 1 pengguna dengan total anak bangsa yang diselamatkan sebanyak 246.900 ( dua ratus empat puluh enam ribu sembilan ratus ) orang" Ucap orang nomor 1 di Ditres Narkoba Polda Sumut Kombes Pol.Hendrik Marpaung. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR