Pengunjung Grand D' Blues Tewas Di Duga Mengkosumsi Narkoba

Jumat, 08 Maret 2019 | 07.47 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Hiburan ternama Grand D'Blues yang berlokasi Jalan Kapten Muslim, mendadak heboh, Kamis (7/3/2019) siang. Pasalnya seorang pria pengunjung Grand'Blues, diduga tewas karena mengkonsumsi narkoba.

Informasi yang tersirat  bahwa pengunjung Grand'Blues tewas , melalui fhoto yang terkirim melalui grup - grup Whatsap. Dari fhoto tersebut,  terlihat seorang pria sudah tidak berdaya lagi.

Untuk memastikanya, sejumlah wartawan mendatangi hiburan Grand'Blues. Dilokasi kelihatan sepi, tapi kendaraan roda dua banyak parkir depan Grand'Blues dan pengunjung silih berganti keluar masuk Grand'Blues. Seoalah seperti tidak ada kejadian, diduga pemilik Grand'Blues sengaja menutupi adanya pengunjung yang tewas, karena overdosis mengkonsumsi narkoba.

Lalu sejumlah wartawan, mendatangi seorang pria yang memakai baju kemeja warna Merah bertulisan dibelakangya Grand'Blues. Saat dikonfirmasi terkait tewasnya pengunjung, pria tersebut mengaku tidak tau.

" Gak tau aku bang, soalnya aku masuk pagi tadi. Lagian yang masuk malam juga tidak ada mengabari ke aku" Ucap pria karyawan Grand'Blue.

Sementara Kapolsek Helvetia Kompol Trila Murni SH, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan Whatsap, terkait tewasnya pengunjung Gran'Blue mengatakan" Kami masih melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Itu anggota masih dilapangan" Ujarnya.

Sementara Panit Reskrim Polsek Helvetia Ipda Sahri Sebayang, saat ditemui sejumlah wartawan dilokasi hiburan tersebut  mengatakan" Barus saja dari sana, melakukan penyelidikan. Untuk pihak hiburan, sudah kita ambil keteranganya sekira pukul 16:15 Wib." Pungkasnya

Sebayang menjelaskan, pria yang diduga tewas overdosis tersebut memang benar mendatangi lokasi hiburan. Namun, tak berapa lama lelaki tersebut sudah keluar dari lokasi dengan dibopong oleh rekannya.

“Kata mereka, benar dia (diduga korban) ada datang tadi pagi. Tapi hanya sebentar, cuma sekitar 45 menit dia langsung keluar dengan posisi dibopong. Kita tidak ketemu korban di lokasi. Nah kita cek ke salah satu rumah sakit ternyata sudah tidak ada orangnya,” ungkap Sebayang.

Pihaknya pun masih terus melakukan pengecekan di beberapa rumah sakit untuk memastikan informasi tersebut.

“Inilah mau kita cek lagi di tempat lain. Mau kita telusuri lagi di mana korban. Pokoknya kalau sudah ada kita kabari,” jelas Sebayang. Afd.
Bagikan:
KOMENTAR