Polsek Medan Kota Ungkap Kasus Kakek Predator Pencabul Anak Di Bawah Umur.

Rabu, 27 Maret 2019 | 18.36 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Kalau sudah tua  bauk tanah, harusnya menunjukki sikap yang bagus sama siapa pun. Tapi malah kakek predator bernama Perancis Silalahi alias Ancis (57), warga Jalan Multatuli Medan Kelurahan Hamdan Kecamatan Medan Maimun, mencabulli 9 anak wanita dibawah umur.

Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani SIK SH, melalui Kanit Reskrim Iptu Deny Indrawan Lubis dalam Fres relesnya, Selasa (26/3/2019) mengatakan"  Tersangka melakukan pencabulan terhadap korbanya, dengan cara diiming - iming memberi uang sebesar Rp.5000 dan permen. Dengan cara itu tersangka pun,   leluasa melakukan pencabulan terhadap korbanya. Biasanya tersangka melakukan pencabulan sama korban, ketika istrinya tidak berada dirumah" Ujarnya.

Deny Indrawan Lubis menjelaskan, para korbanya tak lain tetangganya semua yang tinggal dijalan Multatuli Medan." Ada 9 wanita dibawah umur yang dicabul tersangka. Masing - masing korban bernama Aprilia, Kalila, Amel, Josa, Nisa, Lulu, Anar Keling, Anak Boni, Adek.

Terungkapnya kasus pencabulan yang dilakukan tersangka, atas pengaduan seorang korban dengan No: LP/26/K/III/2019/SU/ Polrestabes Medan /Sek Medan Kota. Berbekal pengaduan korban, tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Medan Kota, memburu dan menangkap tersangka" Ucap Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Deny Indrawan Lubis.

Lanjut Deny Indrawan Lubis, dari laporan seorang korban. Tersangka rupanya dari tahun 2017, melakukan pencabulan anak wanita dibawah umur.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan petugas, celana dalam korban dan sejumlah baju korban.

Atas perbuatanya yang telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur, tersangka dikenai Pasal 82 (1) UUD No.35 Tahun 2014 Jo Pasal 64 KHU Subsider Pasal 81(1) UUD No.35 Tahun 2014 Pasal 64 KHUPidana dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun pejara dan maksimal 15 tahun hukuman penjara." Pungkas orang nomor 1 di Unit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Deny indrawan. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR