Satres Narkoba Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran Narkoba 9 Gram Sabu

Jumat, 15 Maret 2019 | 01.21 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Peredaran narkoba yang sudah banyak perbincangan masyarakat, digalakan Satuan Reskrim (Satres) Narkoba Polrestabes Medan. Pasalnya Sat Res Narkoba Polrestabes Medan, menggagalkan peredaran Narkotika jenis sabu sebanyak 9 Kg. Barang haram tersebut dari 2 tersangka berinisial ZR (27), warga Dusun Ulim Batoh Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya dan AY (32), warga Aceh Utara.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr.Dadang Hartanto, yang didampingi Kasat Narkoba AKBP Raphael Sandhy Cahya Primbodo dan sejumlah Kanit, dalam keterangan fres relesnya diloby Polrestabes Medan, Kamis (14/3/2019) pukul 13:20 Wib mengatakan"  Awalnya personel Sat Res Narkoba Polrestabes Medan menangkap tersangka AY, dijalan Kapten Sumarsono Desa Helvetia Kecamatan Sunggal, Senin (5/3/2019) pukul 18:30 Wib.

AY ditangkap atas informasi masyarakat, bahwa ia ada menyimpan Narkotika jenis sabu. Saat diringkus oleh Polisi, AY diminta menunjukan sabu yang disimpan dalam koper rumahnya diperumahan Bumi Asri. Lalu Polisi menggeledah rumah Ay. Dalam pemggeledahan, Polisi menemukan sabu sebanyak 8 Kg." Ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr.Dadang Hartanto.

Lanjut Dadang Hartanto, dari informasi kembali masyarakat bahwa ada tersangka yang diketaui berinisial ZR, membawak narkoba jenis sabu dari Aceh Ke Medan naik bus Simpati Star, Senin 11/3/2019) pukul 23:00 Wib. Petugas yang begitu dapat informasi, langsung melakukan pengintaian diloket bus Simpati Star Jalan Asrama Kelurahan Sek Sekambing C Medan Sunggal. Pukul 23:30 Wib  bus Simpati Star,  yang dinaikki ZR masuk keterminal. Petugas yang sudah bersiaga terlebih dahulu, langsung melakukan penggeledahan badan ZR. Saat petugas menggeledah tas ransel ZR, ditemukan 1 kg sabu yang sudah dibungkus plastik dan dilakban warna Hitam.

Selain itu, petugas juga masih memburu pelaku berinisial MD yang diketaui bahwa ia mengirim sabu kepada AY, yang berperan sebagai penjual barang haram ini.

Atas perbuatanya yang telah berani melanggar hukum, dua tersangka ini dikenai Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman mati atau penjara semumur hidup atau denda Rp.1 Miliyar" Tegas orang nomor 1 di Polrestabes Medan Kombes Pol Dr.Dadang Hartanto. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR