Usai Ujian Puluhan Siswa SMK Terjaring Razia Satlantas Polrestabes Medan

Sabtu, 30 Maret 2019 | 08.52 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan, merazia puluhan siswa SMK yang usai ujian berkonvoi naik sepeda motor tidak memakai Helm. Hironisnya puluhan siswa SMK, yang masih memakai baju sekolah sudah dicoret pakai cat pilot. Nekat  menabrak petugas (Satlantas) Polrestabes Medan.

Razia yang dilakukan (Satlantas) Polrestabes Medan, yang dipimpin langsung Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihartini S.I.K,M.H, yang  bergabung dengan Sabhara Polrestabes Medan. Dipersimpangan Jalan Kesawan dan Balai Kota persis depan lapangan Merdeka, Kamis (28/3/2019) sore.

Puluhan siswa SMK yang terjaring razia , diduga  seperti tidak berpendidikan. Seharusnya sebagai pelajar, puluhan siswa SMK yang terjaring razia oleh personel Satlantas Polrestabes Medan. Tidak perlu melakukan perlawanan sama personel Satlantas Polrestabes Medan, yang menjalankan tugasnya.

Sayangnya puluhan siswa SMK, yang kenderaan sepeda motornya yang ditilang personel Satlantas Polrestabes Medan, karena tidak memilikki surat - surat. Sempat membuat kemacetan lalu lintas (Lalin),  Jalan Kesawan dan Balai Kota. Tapi sejumlah personel Satlantas Polrestabes Medan, yang tergabung dengan Sabhara Polrestabes Medan. Cepat mengatasi kemacetan lalin tersebut.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihartini, dan Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sony. Menghimbau puluhan siswa SMK yang terjaring razia sepeda motornya, agar pulang kerumahnya masing - masing.

" Adik - adik siswa  kalian jangan berkumpul dijalan, karena menimbulkan kemacetan lalu lintas. Silahkan pulang kerumahnya masing - masing. Untuk pengambilan sepeda motornya, silahkan lengkapi surat - suratnya." Himbau Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihartini, dan Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sony.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Juliani Prihartini,S.I.K,M.H, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan." Untuk saat ini ada 35 kenderaan sepeda motor yang terjaring razia. Rata - rata mereka tidak memilikki SIM, dan tidak memakai Helem. Untuk pengambilan sepeda motor yang ditilang personel, silahkan lengkapi surat - suratnya". Pungkasnya.

" Saya himbaukan kepada adik - adik siswa SMK  yang usai melaksanakan ujian. Boleh menjalankan aksi, tapi dengan secara positif. Jangan menjalankan aksi yang dapat mencederai diri sendiri, yang artinya kecelakaan dalam berkenderaan  sepeda motor. Kalau sudah pulang kegiatan sekolah, lebih baik pulang kerumahnya masing - masing. Tidak perlu berkonvoi berkenderaan sepeda motor, karena dapat mengakibatkan kecelakaan diri sendiri. Untuk adik - adik siswa SMK yang usai melaksanakan ujian. Lebih baik baju sekolahnya, disumbangkan kepada yang membutuhkan." Kan lebih efektif disumbangkan baju sekolahnya,  dan bermanfaat bagi orang yang membutuhkanya. Tidak perlu dicoret baju sekolahnya." Ucap Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihartini,S.I.K,M.H. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR