Usai Mukernas Di Jakarta Ketua Sumut PW ISNU Dukung TNI & Polri Pengamanan Pemilu 2019

Kamis, 11 April 2019 | 09.33 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost. 
Orang nomor 1 di (PW ISNU Sumut) Dr.H.Nispul Khoiri,MA, usai mengikuti Mukernas ISNU dijakarta, tanggal (06/ April/2019) s/d (07/April. Sangat mendukung Pengamanan Pemilu 2019, dilakukan TNI dan Polri. Karena Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdaltul Ulama ( PW ISNU) Sumut, Dr.Nispul Khoiri,MA, yakin Pemilu aman dalam pengamanan TNI dan Polri.

Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdaltul Ulama (PW ISNU) Sumut,  Dr. Nispul Khoiri,MA, saat ditemui dibandara KNIA, Rabu (10/April/2019) mengatakan"  ISNU mendukung  dan mempercayakan penuh,  terhadap TNI dan Polri  dalam pengamanan Pemilu 17/April/2019 sehingga  Pemilu akan berjalan sukses. Kita sangat percaya sekali, bahwa TNI dan Polri ialah netral dan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon manapun. Karena itu integritas, profesional dan amanah rakyat Terhadap TNI dan Polri. Jadi tidak perlu diragukan, apalagi dicurigai. TNI siap mengamankan Pemilu, dari segala bentuk yang dapat menganggu stabilitas demokrasi Pancasila UUD 1945 dan Kebinekaan akan  berhadapan dengan TNI dan Polri.

" Sebagaimana dipertegas oleh Panglima TNI dalam Konfrensi Persnya diberbagai media dalam beberapa hari ini. Menunjukan  sekaligus pembuktian kepada masyarakat Indonesia, bahwa TNI dan Polri merupakan garda terdepan guna menciptakan demokrasi NKRI." Kata Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdaltul Ulama (PW ISNU) Sumut,  Dr. Nispul Khoiri,MA.

Lanjut Dr.Nispul Khoiri,MA, yang juga dosen Pancasarjana UIN - SU, ISNU sepakat bahwa politik diembankan oleh TNI dan Polri adalah politik Negara. Karena politik yang diabadikan, pada memperkokoh NKRI yang didalamnya terbangun ketaatan kepada hukum. Yang selalu menempatkan kepentingan rakyat,  diatas kepentingan manapun. Dengan itu, ISNU mengajak masyarakat Indonesia memberi dukungan dan kepercayaan, kepada kedua institusi Negara ini. Di samping  partisipasi masyarakat juga , dibutuhkan guna membantu TNI dan Polri, mengawal dan mengamankan berlangsungnya Pemilu damai dan berkualitas adalah harapan kita bersama. ISNU  tidak menginginkan Pemilu ( Pileg, Pil DPD dan Pilpres) 17/ April / 2019 ini, tercerderai oleh keinginan - keinginan kelompok tertentu dan tidak bertanggung jawab. Yang ingin memecahkan belah dan menjadikan Pemilu sebagai potensi, awal konflik antar anak Bangsa.

" Masyarakat maju, modern dan mementingkan keutuhan NKRI. Adalah masyarakat yang menginginkan demokrasi ini, berjalan damai dan berkualitas. Hal ini menjadi mutlak,  untuk dikedepankan secara bersama - sama. Segala bentuk yang merongrong Pancasila sebagai dasar Negara dan merusak Kebinekaan, maka kita bersama TNI dan Polri,  harus mencegah pula secara bersama. Pancasila UUD 1945 dan Kebinekaan menjadi harga mati. Terlebih lagi bagi ISNU dan NU, Pancasila sebagai dasar Negara dipandang sudah final, terukur dan telah teruji sejak Indonesia merdeka. Sampai hari ini, dan kapanpun tidak adalagi idiologi Negara yang tepat, terukur dan teruji selain Pancasila. Pancasila dapat menyatukan ditengah Kebinekaan,  mengadopsi nilai - nilai agama dan lainya. Realitas ini harus dikelolah secara baik, dalam rangka memberikan penguatan NKRI itu sendiri" Papar Dr.Nispul Khoiri,MA.

Dr.Nispul Khoiri,MA, menyebutkan, bagi ISNU menggelorakan Pancasila kapanpun, dimanapun dan kepada siapapun menjadi penting dan prioritas. Karena ini bagian dari memperkokohkan NKRI. Dengan itulah,  ISNU terus melakukan penguatan - penguatan terhadap Pancasila sebagai dasar Negara. Dalam mukernas ISNU, berlangsung dihotel Aryaduta Jakarta tanggal ( 06/April/2019) beberapa hari yang lalu. Telah mengusung tema memperkokoh idiolagi Pancasila, dikalangan intelektual dan milineal menuju Indonesia maju. Dengan kata lain kalangan intelektual dan milineal, dipandang kelompok masyarakat strategis. Maka Pancasila, harus dijewantahkan kepada kedua kelompok ini, baik dalam pikiran. Sikap dan tindakanya, hal ini sebagai bentuk keterlibatan ISNU kepada Negara dalam memperteguh keutuhan NKRI" Ucapnya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR