Ketua ISNU Sumut Himbau Turunkan Emosional Selama Di Bulan Ramadhan 1440 H

Selasa, 07 Mei 2019 | 00.50 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Dalam berpolitik selama datangnya bulan Ramadhan 1440 H. Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (ISNU Sumut) Dr.H.Nispul Khoiri, M,Ag. Menghimbau dan mengajak kepada elit - elit Politik  dari tingkat atas hingga kebawah,  untuk menurunkan tensi politik selama datangnya bulan Ramadhan 1440 H.

Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (ISNU Sumut), Dr.H.Nispul Khoiri, M,Ag, Senin (06/05/2019) mengatakan"  Tensi Politik yang cukup tinggi justru semakin menciptakan emosional politik tidak terarah, yang akan memicu sulitnya melakukan rekonsiliasi kepada kedua pasangan Pilpres dan pengikut masing - masing. Harapan masyarakat, tetap menginginkan bahwa proses Pemilu yang telah berjalan aman, damai dan sukses secara serentak pada tanggal 17/04/2019, harus diikuti pula dengan sikap sejuk, legowo dan damai. Ketika menerima keputusan final dan mengikat dari KPU,  jika ditentukan adanya dugaan kecurangan - kecurangan Pilpres harus dilimpahkan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tidak harus melakukan gerakan masa justru dapat menciptakan, kegaduhan politik terlebih berlangsungnya bulan Ramdhan ini" Ujarnya.

Lanjut Dr.H.Nispul Khoiri,M,Ag, yang sekaligus dosen pascasarjana UIN Sumut ini. Masuknya bulan Ramadhan menjadi momentum dapat melakukan colling down, terutama ditengah kondisi perpolitikan yang semakin memanas. Sikap menggunakan kepala dingin dan menyikapi hasil proses demokrasi lima tahunan ini, sangat dibutuhkan. Bagi incumbent dan pengikutnya jangan bersikap euforia berlebihan, takabur dan sombong sehingga dapat memancing emosional pihak pasangan penantang atau pengikutnya.Bagi pihak pasangan penantang dan pengikutnya, juga harus dapat menghindari berbagai tindakan bersifat ikonstitusional. Setiap kandidat harus siap menang dan siap kalah, yang diikuti dan ditunjukan oleh kedua pengikut dari kedua kandidat Pilpres. Jika ini berhasil diwujudkan sampai kepada penerimaan keputusan hasil final KPU, dan pasca penghitungan serta kedua pasangan siap kalah siap menang. Maka seyogionyalah seluruh rakyat Negri ini harus memberikan  apresiasi setinggi - tungginya, bahwa mereka merupakan putra - putra terbaik dan terhebat dinegri ini.

" Mereka telah menunjukan pendidikkan politik cukup tinggi, dan menjadi pengayom kepada masyarakat Indonesia dan segala keputusan harus diambil. Kita hormati secara bersama,  rakyat Negri ini harus memberikan apresiasi setinggi - tingginya, bahwa mereka merupakan putra - putra terbaik dan terhebat dinegri ini. Mereka telah menunjukan pendidikan politik cukup tinggi, dan menjadi pengayom kepada masyarakat Indonesia dan segala keputusan mereka ambil harus kita hormatti secara bersama" Ucap Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (ISNU Sumut), Dr.H.Nispul Khoiri, M,Ag.

Menurut Dr.H.Nispul Khoiri,M,Ag, ialah keberkahan bahwa proses berlangsungnya Pilpres dan penghitungan suara serta keputusan hasil akhir KPU berlangsung dibulan Ramadhan. Bulan paling mulia dan teristimewa dibandingkan, bulan - bulan lainya. Segala keistimewaan bulan ini,  sangat dinantikan oleh umat islam didunia tanpa terkecuali di Indonesia. Meski proses Pilpres belum selesai dan berlangsung dibulan ini, masyarakat Indonesia menghormati bulan ini, tanpa terkecuali non muslim. Dalam konteks  politik juga harus berorientasi ibadah. Kita berharap kepada para kandidat, dan pengikutnya mari jadikan bulan ini sebagai peningkatan silahturahim politik yang subtansinya beribadah. Volume buka bersama, shollat tarawih bersama, antar kedua pasangan dan pengikutnya dari tingkat elit - elit politik diatas hingga kebawah perlu diperketat. Momentum ini sesungguhnya menjadi silahturahim politik, dalam mencari berbagai solusi - solusi yang akhirnya menjadikan Indonesia satu, semakin maju dan  sejahtera.

 " Saya sebagai ketua PW ISNU Sumut, mengucapkan kepada umat islam selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1440 H" Pungkas Dr.H.Nispul Khoiri,M,Ag. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR