Lisam Penguasa Diskotiq LG Ditahan Polisi

Jumat, 03 Mei 2019 | 20.37 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Sudah lama dinantikan penguasah diskotiq Lee garden (LG), Jalan Nibung Raya Medan Lisam (48) warga Jalan Gatot Subroto Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, dinantikan masuk bui. Akhirnya Lisam masuk penjara Sat Reskrim Polrestabes Medan juga. Selain Lisam , Lienawati (51) warga Jalan Timur Baru II, Kecamatan Medan Timur ditangkap Polisi juga.

Informasi yang didapat, Kamis (02/05/2019) Lisam dan Lienawati ditangkap Sat Reskrim Polrestabes Medan, karena  melakukan pengeroyokan korban  Ramly Hati dan Gunawan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira,  saat dikonfirmasi sejumlah wartawan membenerkan melakukan penangkapan Lisam bos diskotiq (LG) dan Lienawati.

" Kedua pelaku ditangkap atas penganiayaan,  yang dilakukanya terhadap korban Ramly Hati dan Gunawan.

" Berawal penganiayaan yang dilakukan kedua pelaku, saat korban mendatangi rumah almarhum ibunya, dijalan Gatot Subroto Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah dengan niat sembahyang, Minggu (7/4/2019)" Pungkas Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira.

Putu Yudha Prawira menyebutkan, saat korban tiba dirumah almarhum ibunya ketemu dengan Lisam dan Lienawati yang mau sembahyang juga. Pelaku dan korban yang masih bersaudara kandung, bertengkar hingga sampai beradu fisik. Ternyata pertengkaran pelaku dan korban, dipicu karena pelaku menyela pembicaraan korban dan supir.

Akibat kejadian itu, korban Ramly Hati mengalami luka lecet pada mata sebelah kanan, bengkak pada mata kanan, dan luka lecet pada tangan kanan mulai dari bahu melewati lipatan siku.

“Untuk korban Gunawan mengalami luka lecet pada tangan kanan mulai dari bahu melewati lipatan siku, hingga sepertiga atas lengan bawah dengan luka berwarna merah,” jelasnya.

Kejadian ini dilaporkan ke polisi. Petugas dari Unit Pidana Umum Satreskrim Polrestabes Medan yang mendapat laporan, melakukan penyelidikan dan menangkap keduanya.

“Untuk keduanya dipersangkakan Pasal 170 Jo Pasal 351 Kuhpidana. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara. Keduanya sudah dilakukan penahanan,” Ucap Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR