Penculik Anggota DPRD Medan Cepat Di Tangkap Polda Sumut

Selasa, 14 Mei 2019 | 13.08 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Dengan kesigapan dan ketangkasan Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sumut, seorang pelaku penculik anggota DPRD Medan dari Fraksi PDIP Boydo HK Penjaitan cepat ditangkap. Pelaku penculikan Boydo HK Penjaitan, ditangkap personel Ditkrimum Polda Sumut, dalam waktu 3X24 jam.

Informasi yang beredar, Senin (13/5/201)) anggota DPRD Medan Boydo HK Penjaitan diculik usai penghitungan suara ulang dihotel Inna Darma Deli Medan, Jum'at (10/5/2019) yang lalu.

Pelaku penculikan anggota DPRD Medan dari Fraksi PDIP ialah berinisial WZK, yang merupakan temen korban Boydo HK Penjaitan satu partai. Pelaku ditangkap (Ditkrimum) Polda Sumut, atas laporan korban dengan Nomor STTPL / 1011 / V / 2019 / SPKT Restabes Medan.

Korban setelah diculik pelaku WZK dan CS, membawak korban ke lahan kosong dijalan Flamboyan Raya Kecamatan Medan Tuntungan. Disitu korban dianiaya WZK dan CS.

Direktur Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol.Andi Rian saat dikonfirmasi sejumlah wartawan membenerkan ada mengamankan pelaku. Namun Andi Rian enggan menyebutkan nama pelaku.

" Bener kami ada mengamankan pelaku, dan kini masih memburu pelaku lainya serta mencari barang buktinya" Ujar Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol.Andi Rian.

Sebelum penculikan yang dilakukan pelaku, korban yang merupakan Bendahara DPC Partai PDIP Kota Medan, Boydo HK Penjaitan. Mengikutti perhitungan pleno terbuka di KPU Medan, yang terlaksana di Inna Darma Deli Hotel, Jum'at (10/5/2019). Karena Boydo HK Penjaitan  merupakan saksi dari Partai PDIP, meminta kepada KPU membuka pleno suara Caleg dapil 1 Kota Medan. Soalnya, ia menduga ada mengalami kerugian suara miliknya sekitar 3000 suara.

 Usai mengikuti rapat pleno terbuka di KPU Medan, Boydo HK Penjaitan keluar ruangan Panel 3. Disitu korban bertemu dengan seseorang. Menurut beberapa saksi dilokasi, korban dibawak paksa naik mobil sedan warna Merah, dan langsung keluar dari Inna Darma Deli Hotel.

Diduga para pelaku yang membawak Boydo HK Penjaitan, tidak senang dengan keputusanya yang meminta pleno terbuka perhitungan suara Caleg  Dapil 1 Kota Medan. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR