Dua Curanmor Kenak Timah Panas Team Pegasus Polsek Medan Area

Sabtu, 22 Juni 2019 | 11.29 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Ingin coba - coba  melakukan kejahatan diwilayah hukum Polsek Medan Area, sudah pasti kenak imbasnya. Pasalnya, Team Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Medan Area berhasil melumpuhkan dua pelaku curanmor bernama Edo Mulia alias Edo (19) warga Pasar V Tembung Dusun Salak, Kecamatan Medan Tembung dan Abdul Azis (20) warga Jalan Titi Sewa Benteng Hilir, Gang Sejahtera Desa Bandar Kalipa, Kecamatan Percut Sei Tuan pakai timah panas.

Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar, yang didampingi Kanit Reskrim Iptu.A.L.P. Tambunan  dihadapan sejumlah wartawan, Jum'at (21/6/2019) mengatakan" Tertangkapnya kedua pelaku curanmor ini,  atas laporan korban bernama Sania (52) warga Jalan Utama Gang Melati 1 Kelurahan Kotamatsum IV, Kecamatan Medan Area.

" Dari pengakuan korban, ia kehilangan sepeda motor dengan nomor Polisi BK 5553 AGJ, yang terparkir dihalaman rumahnya. Lalu Team (Pegasus) Polsek Medan Area, langsung melakukakan penyelidikan. Ternyata dari hasil peyelidikan, pelaku curanmor berjumlah 4 orang. Akan tetapi yang ketangkap dua pelaku curanmor bernama Edo dan Azis. Kedua pelaku ini terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur, karena ingin coba melakukan perlawanan saat mau ditangkap oleh petugas. Untu kedua pelaku lainya masih dalam pengejaran oleh petugas" Ucap Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar.

Anjas Asmara menjelaskan. Kedua pelaku curanmor Edo dan Azis, ditangkap Team (Pegasus) Polsek Medan Area dijalan AR.Hakim persimpangan Jalan Bromo. Mudah - mudahan kedua pelaku yang berhasil kabur, cepat dapat kita tangkap.

" Untuk barang bukti yang kita amankan, 1 unit sepeda motor milik korban, 1 unit sepeda motor milik pelaku, 1 buah tang pemotong dan 2 pes baju.

Mereka ini kita ketaui adalah sindikat,  karena dari catatan Kepolisian kedua pelaku ini sudah 9 kali melakukan curanmor. Beberapa kawasan tempat mereka curanmor seperti Jalan Denai, Jalan Ledda Sujono, Jalan Sutrino dan jalan lainya" Papar Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar.

Lanjut Anjas Asmara, mereka juga merupakan sebagai pemesan yang ingin sepeda motor dengan harga murah. Jadi mereka ini sudah ahlinya melakukan curanmor. Maka dari itu,  kasus ini akan terus  kita kembangkan untuk mengungkap sindikat besar curanmor ini.

" Atas perbuatanya yang telah beberapa kali melakukan curanmor, kedua tersangka kita kenai Pasal 363 KHUPidana dengan ancaman 9 tahun penjara" Ujar Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR