Sat Lantas Polsek Medan Kota Tangkap Mobil Pakai Plat Palsu

Selasa, 25 Juni 2019 | 16.18 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost
Sepitar apa pun pelaku menggunakan nomor Plat Polisi palsu, pasti ketangkap juga sama Polisi. Dengan itu, personel Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polsek Medan Kota telah mengankan mobil Grand Livina warna abu metalik yang memakai nomor plat Polisi palsu BK 1807 IW, dijalan Sisingamaraja Medan, Senin (25/6/2019) malam.

Terungkapnya kasus penggelapan mobil yang dilakukan oleh pelaku, setelah petugas Leasing PT Andalan Finance berinisial Bob, berkordinasi dengan personel Satuan  Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polsek Medan Kota.

Bob petugas Leasing PT Andalan Finance kepada wartawan mengatakan" Mobil tersebut sudah lama kami pantau. Tapi karena memakai nomor Plat Polisi palsu, kami jadi kewalahan. Maka itu, kami berkordinasi langgsung dengan personel Satlantas  Polsek Medan Kota. Lalu personel  Satlantas Polsek Medan Kota, telah berhasil mengamankan mobil tersebut" Ucapnya.

Lanjut Bob, karena telah terbukti menggunakan nomor plat Polisi palsu. Mobil Grand Livina tersebut, langsung diamankan dan dibawak oleh personel ke Mapolsek Medan Kota.

" Ini sebenernya nomor plat Polisi aslinya BK 1398 JD, bukan 1807 IW. Tapi dipalsukan pengemudinya, hironisnya STNK juga dipalsukan juga. Pengakuan si pengemudi ia dapat mobil tersebut,  dari orang Binjai yang menggadaikan kepadanya" Pungkas Bob.

Sementara Direktur PT Olivia Jaya Nusantara (OJN) D Maritin Siahaan ST, kepada wartawan mengatakan" Pelaku pemakai unit mobil bisa terkenak UU Fidusia Nomor.42 tahun 1999, Pasal 35 jo 36 dan denda 100 juta serta dapat ancaman hukuman 5 tahun penjara.

" Barang siapa , setiap orang dengan sengaja memalsukan ataupun mengubah untuk menghilangkan dengan cara apapun , memberikan keterangan secara menyesatkan yang jika hal tersebut diketahui salah satu pihak tidak melahirkan perjanjian jaminan Fidusia, dipidana dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun denda 100 juta,” jelas Martin.

Terpisah, Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani SH SIk saat dikonfirmasi mengatakan masih mendalami kasus tersebut dan akan dilakukan gelar perkara.
“Besok (Selasa) kita gelar perkaranya dulu ya,” Ujarnya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR