Tiga Pembobol Rumah Ngaku Tobat Usai Di Tangkap Sat Reskrim Polrestabes Medan

Rabu, 19 Juni 2019 | 13.30 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Ntah betul apa tidak tiga pembobol rumah yang sering beraksi diseputaran Medan, mau bertobat  usai ketangkap Team Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Sat Reskrim Polrestabes Medan. Akibat perbuatanya, ketiga resedivis ini terpaksa dihadiahkan timah panas oleh Team (Pegasus) Sat Reskrim Polrestabes Medan. Dengan kaki terpincang - pincang, ketiga pelaku yang merasa kesakitan tidak ingin melakukan kejahatan kembali.

Masing - masing ketiga pelaku bernama Johanes Pakpahan alias Pekok (24) warga Jalan Elang II Perumnas Mandala, Poki Sinaga alias Pokki (25) warga Jalan Selambo Toba Gang Muara Kelurahan Hutan Kecamatan Percut Sei Tuan dan Torris Bahlu Marisi Simamora (22) warga Jalan Panglima Denai Gang Jermal Baru Kecamatan Medan Denai.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, Senin (17/6/2019) mengatakan" Ketiga resedivis ini melakukan kejahatan, dengan cara membongkar rumah korban yang lagi kosong. Begitu berhasil memasukki rumah korban, ketiga resedivis ini mengambil barang milik korban seperti sepeda motor, Laptop dan uang maupun barang lainya" Ujarnya.

Putu Yudha menerangkan, korban yang mengalami keganasan para maling ini, bernama Hendri Winardi (35) warga Jalan Brigjend Hamid persimpangan Kanal Kelurahan Suka Maju Kecamatan Medan Johor.

 Ketiga resedivis pembobol rumah ini mengambil barang milik korban berupa 2 unit sepeda motor Yamaha N Max dan Yamaha RX King, 2 unit Laptop, uang tunai sebesar Rp.32 juta,  1 lembar cek giro Panin Bank sebesar Rp16.3 Juta, 1 lembar cek giro CIMB Niaga Rp11,2 Juta,  1 lembar cek giro Bank BNI Rp1,3 Juta, 1 buah BPKB mobil Suzuki Carry BK 9570 VQ beserta STNK, 1 STNK dumptruk BK 8221 DZ dan 1 buah speksi dumptruk.

“Kejadian pada tanggal 23 Mei 2019 ditangkap pada 27 Mei, yang kita amankan 3 orang semuanya residivis,” kata Putu.

Saat diamankan, masih dikatakan Kasat, ketiga tersangka mencoba melakukan perlawanan sehingga petugas dengan terpaksa memberikan tindakan tegas terukur dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.

“Ketiga tersangka beraksi menggunakan linggis, membongkar rumah pelaku sudah beraksi di 9 TKP di Medan,” Ucap Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha.

Sementara dihadapan petugas, ketiga tersangka yang meringis kesakitan ditembak mengaku tobat berbuat jahat.

“Apakah setelah keluar nanti kalian masih berani beraksi? tanya Kasat Reskrim.

“Tidak pak, kami tobat,” kata ketiga tersangka yang terpincang-pincang akibat kakinya ditembak.

Akibat perbuatannya ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun kurungan penjara. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR