Assosiasi Pengajaran Hukum Melaksanakan Diskusi Publik Penguatan Pers

Minggu, 14 Juli 2019 | 10.56 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Agar masyarakat dapat memahami Pers, Assosiasi Pengajaran Hukum Tata Negara Dan Hukum Adminitrasi Negara Provinsi Sumatera Utara. Melaksanakan diskusi publik penguatan Pers diera Post Truth , dijalan Wahid Hasyim Medan tepatnya dicafe Potret, Jum'at (12/7/2019) sekira pukul 19:00 Wib.

Hadir dalam diskusi publik penguatan Pers diera Post Truth, Dosen Fakultas Hukum Umsu Andryan SH MH, Ketua DPD Serikat Pers Republik Indonesia Provinsi Sumut Devis Karmoy, Ketua APHTN-HAN Provinsi Sumut Dr.Mirza Nasution SH.H.Hum, sejumlah mahasiswa Umsu, wartawan Apakabar.com dan wartawan Setarapost.com.

Tema diskusi publik penguatan Pers ialah, makna begitu pentingnya  Pers ditengah - tengah masyarakat untuk menyampaikan sebuah informasi dari pemberitaan. Agar masyarakat dapat mengetaui apa yang terjadi, dari tulisan Pers yang dibuat.

Ketua APHTN-HAN Provinsi Sumut Dr.Mirza Nasution SH.H.Hum, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan"  Saya mengira belum tentu juga Pers dapat terjerumus seperti diketaui publik, itukan bisa saja iya atau tidak. Kalau buat keniscayaan memang ada faktor - faktor , yang sangat penting menunggangi integritas Pers itu sendiri" Ujarnya.

Lanjut Dr.Mirza Nasution SH.H.Hum." Kita tidak bisa katakan Pers terjerumus, tapi seberapa kuat daya Pers itu sendiri harus bisa bekerja secara profesional. Karena apapun ceritanya,  dia harus mempertanggung jawabkan kepada masyarakat. Jadi  adanya ferivikasi, masyarakat dapat mengetaui mana yang bener dan tidak. Nah adanya edukasi dalam pemikiran saya, masyarakat itu juga bukan pengertian umum. Bisa jadi buat tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, tokoh ulama dan termasuk aparatur - aparatur Negara. Karena Pers ini dia bisa masuk kemana saja, soalnya dia merupakan media. Jadi siapa saja  bisa masuk diarea media itu. Dengan itu saya berpikir sebenernya, integritasnya kontrol sosialnya ada sama masyarakat" Ucapnya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR