Kantor Di Gaperta Di Bobol Maling Pelakunya Cepat Di Tangkap Pegasus Polsek Medan Helvetia

Jumat, 12 Juli 2019 | 19.56 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Apresiasi terhadap team Penganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Medan Helvetia. Pasalnya pelaku pembobol kantor dijalan Gaperta Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, cepat ditankap team (Pegasus) Polsek Medan Helvetia.

Informasi yang didapat, pelaku bernama Sahat Martua (30) warga Jalan Kapten Muslim Gang Gotong nomor 08 Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia. Atas perbuatanya pelaku dijebloskan kejeruji Polsek Medan Helvetia, atas laporan korban bernama Wilfred Siburian (43) warga Jalan Securai Pasar, Kelurahan Securai Utara, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, dengan No:LP/397/VI/2019/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Helvetia.

Plt Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean, melalui Panit Reskrim 1 Iptu Sahri Sebayang SH, kepada Setarapost.com, Kamis (11/7/2019) mengatakan" Taunya kita ada pembobol kantor diwilayah hukum Polsek Medan Helvetia, setelah menerima pengaduan korban Wilfred Siburian, Senin (10/Juni/2019) sekira pukul 08:00 Wib.

" Dari pengakuan korban dan temenya bernama Aldi yang bekerja dikantor tersebut sebagai tukang sapu. Korban menyuruh Aldi membuka pintu kantor. Sepontan Aldi terkejut melihat pintu kedua sudah rusak, dan langsung memberi tau sama korban. Namun gembok yang terpasang dipintu kedua , tidak rusak. Hironisnya pintu kaca yang berada didalam sudah terbuka, dan diganjal pakai kursi. Lalu korban menyuruh aldi mengecek pintu atas. Setelah dicek Aldi pintu atas ternyata sudah terbuka, Aldi pun turun kebawah memberi tau sama korban. Ketika korban melihat laptop dimeja Maria yang tak lain karyawan dikantor itu, ternyata sudah tidak adalagi. Korban dan Aldi pun mengecek kembali , berkas  yang disimpan didalam Brankas apakah masih ada apa sudah hilang. Namun saat korban mau membuka Brankas, kunci Brankas yang disimpan dilaci meja Ibu Ros karyawan kantor juga, ternyata sudah hilang. Lalu korban dan Aldi berinisiatif membongkar paksa Brankas tersebut, saat Brankas terbuka. Berkas yang ada didalam Brankas tidak ada yang hilang" Pungkas Panit 1 Reskrim Polsek Medan Helvetia Iptu Sahri Sebayang SH.

" Kerugian yang dialami korban dalam peristiwa ini, 1 unit laptop merek Lenovo tipe ideapad 320-141SK warna Hitam ditaksir seharga Rp.8 juta. Korban yang merasa keberatan atas kehilangan barang tersebut, makanya mendatangi Mapolsek Medan Helvetia guna membuat laporan" Papar Panit 1 Reskrim Polsek Medan Helvetia Iptu Sahri Sebayang SH.

 Peria yang menyandang dua balok emas dipundaknya ini menjelaskan. Tertangkapnya pelaku Sahat Martua Penggabean, Rabu (10/Juli/2019) sekira pukul 16:30 Wib. Saat itu, team ( Pegasus) Polsek Medan Helvetia mendapat informasi dari masyarakat.  Bahwa pelaku lagi berboncengan naik sepeda motor sama temenya, dijalan Gaperta Tengah. Team (Pegasus) yang dipimpin Panit 2 Reskrim Polsek Medan Helvetia Iptu Suyanto Usman Nasution SH, langsung melakukan pengejaran dan menangkap pelaku Sahat Martua Penggabean.

" Saat diintrogasi oleh petugas, pelaku mengaku melakukan pencurian sama rekanya berinisial JR (DPO), UC (DPO) dan WN (DPO). Lalu pelaku dibawak oleh petugas ke komando guna menjalankan pemeriksaan selanjutnya. Mudah - mudahan dari keterangan pelaku nanti, kita dapat cepat menangkap pelaku lainya.

 " Untuk barang bukti yang diamankan oleh petugas, 2 pasang Gorden warna Hijau dan Kuning, 1 buah kotak laptop. Pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KHUPidana, terancam hukuman 7 tahun penjara. Tegas Iptu Sahri Sebayang SH. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR