Warga Tebing Tinggi Resah Judi Beromzet Ratusan Juta, Minta Polisi Tindak Tegas

Sabtu, 06 Juli 2019 | 18.02 WIB

Bagikan:
Ilustrasi
Setarapost.com | Meski judi telah dilarang beroperasi, para bandar judi masih saja berani menjalankan bisnis haram tersebut. Seperti di kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

Bisnis judi dadu Samkwan disinyalir beromzet ratusan juta perhari dibuka di kawasan Jalan Gatot Subroto KM 2, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Padang Hulu.

Menurut informasi dari seorang sumber terpercaya, Jumat (5/7/2019), permainan judi Samkwan tersebut sudah berlangsung sekitar satu minggu lebih dan digelar mulai siang hingga tengah malam dengan pembagian beberapa shift.

Para pemain judi Samkwan yang ikut bermain mayoritas berasal dari Kota Tebing Tinggi. Di lokasi, terlihat banyak penjaga berambut cepak dan dibantu pemuda setempat untuk menjaga parkir.

“Ada banyak orang yang berjaga di lokasi itu,” ucap sumber yang enggan menyebutkan namanya itu.

Menurut pantauannya, di lokasi eks kilang padi itu, terdapat satu meja judi samkwan dan lokasi arena laga ayam. Setiap hari, penjudi yang hadir mencapai ratusan orang.

Sementara, salah seorang warga berharap kepada aparat kepolisian untuk segera menutup lokasi tersebut. Karena, menurutnya, lokasi judi sangat meresahkan masyarakat

“Kami berharap Kapolres dan Kapolda menutup lokasi tersebut. Karena itu membuat resah,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui bahwa judi merupakan salah satu bentuk pelanggaran hukum yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 303, dengan hukuman pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah. (tim)
Bagikan:
KOMENTAR