93 Kurir Narkoba Meringkuk Di Jeruji Besi Polda Sumut

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 11.46 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Nekat mencari uang dengan singkat dan cepat, 93 kurir narkoba  terpaksa menghabiskan waktu nasibnya dijeruji besi Polda Sumatera Utara. Pasalnya, dari 93 kurir ini Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara mengamankan barang bukti  ratusan kilogram sabu, ganja dan ribuan butir pil ekstasi.

Dengan itu, Kapolda Sumut Irjend Pol. Drs.Agus Adrianto SH MH, memusnahkan barang haram tersebut dihalaman Ditresnarkoba Polda Sumut, Jumat (9/8/2019) siang.

93 kurir ini ditangkap Ditrenarkoba Polda Sumut,  dari bulan Juli s/d Agustus 2019 dengan berbagai operasi yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Sumut.

Alhasil dari tangan para tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis ganja, sabu, pil ekstasi dan daun khat.

Kapolda Sumut, Irjen Pol. Agus Andrianto, SH, MH, yang didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja dan PJU Polda Sumut mengatakan" Sebagian besar kurir narkoba yang tertangkap merupakan anggota sindikat jaringan narkotika internasional dari Malaysia, Vietnam, Myanmar, Taiwan, Tiongkok dan Ethiopia.

“Pengungkapan itu dari 52 kasus, 93 tersangka yang diamankan. Sementara 40 tersangka diberi penindakan tegas terukur dan 2 orang meninggal dunia,” kata Irjen Pol. Agus Andrianto.

Irjen Pol. Agus Andrianto juga menjelaskan jumlah barang bukti yang diamankan diantaranya sabu–sabu sebanyak 162,137 kg dan yang dimusnahkan 160,209 kg, ganja sebanyak 170 kg dan yang dimusnahkan 169,588 kg. Kemudian pil ekstasi sebanyak 16.224 butir dan yang dimusnahkan sebanyak 16.003 butir.

“Sedangkan daun khat dari barang bukti sebanyak 15,9 kg yang dimusnahkan sebanyak 15,7 kg. Selisih jumlah barang bukti yang dimusnahkan, digunakan untuk kepentingan labfor (laboratorium forensik),” jelas Kapolda Sumut Irjen Pol. Agus Andrianto.

Barang bukti sabu–sabu dan ekstasi dimusnahkan dengan cara direbus, sementara ganja dan daun khat dibakar di halaman Ditres Narkoba Polda Sumut.

“Para pelaku telah melanggar pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar,” Tegas Kapolda Sumut. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR