10 Kali Curanmor Dua Pelaku Nginap Juga Di Jeruji Besi Polsek Sunggal

Sabtu, 07 September 2019 | 20.37 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Sepintar apa pun dua pelaku curanmor melakukan aksi kejahatanya, pasti berurusan dengan hukum juga. Seperti yang dilakukan kedua begundal jalanan ini, yang bernama Edo Ramadani (22) dan M.miranda (23), terpaksa nginap dijeruji besi Polsek Medan Sunggal.

Berawal team Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Sunggal  menangkap kedua tersangka, atas laporan korban bernama Kristian Anggita Pasaribu (21), warga Jalan Sei Batang Hari Kelurahan Babura,  Kecamatan Medan Sunggal,  dengan Nomor : LP /622/IX/2019, tanggal 5/September/2019.

Disitu korban mengaku sepeda motor Honda Beat miliknya yang terparkir diteras rumahnya, Kamis (05/09/2019) dicuri oleh kedua pelaku. Korban yang melihat kedua pelaku sedang mendorong sepeda motor Honda Beat miliknya keluar dari teras rumahnya, langsung berteriak maling - maling sambil mengejar kedua tersangka.

Dalam hal ini dengan sigap dan terarah dan terukur team Pegasus Polsek Sunggal merinkus kedua tersangka dijalan Sei Batang Hari Kelurahan Babura Kecamatan Medan Sunggal, tepatnya di depan kantor PTPN III.

Kedua tersangka atas nama Edo Ramadani (22)dan Mhd.miranda (23) dan barang bukti yang diamankan 1 buah kunci T
1 unit sepeda motor Honda Beat

Kedua tersangka melakukan aksi ada beberapa titik dan yang di interogasi pihak team Pegasus Polsek Sunggal. pengakuan tersangka ia melakukan pencurian sudah 10 kali di antaranya di :
Jln. Binjai km. 12 diambil berupa Honda Supra X
Jln. Binjai km. 16 Diski yg diambil Honda Beat
Jln. Payageli depan Indomaret berupa Honda Biat
Jln. Sei Mencirim depan pajak Rebo berupa Sepeda motor Yamaha Mio.
Jln. Sei Mencirim depan perumahan Bogenvile berupa Honda Beat.
Jln. Medan Krio dekat lapangan bola berupa Honda Beat.
Jln. Sei Mencirim Simpang Lowok berupa Sepeda Motor Beat.
Jln. Sei Mencirim Gg. Ibu berupa Honda Beat.
Jln. Paya Geli depan klinik berupa Honda Beat.
Jln. Pinang Baris dekat terminal Pinang baris berupa Honda Beat.

Berdasarkan keterangan tersangka sepeda motor yg diambil sudah dijual di Gelugur kepada penadah panggilan IJUN (DPO) dengan harga rata rata sebesar Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) dan uangnya untuk foya-foya dan sudah habis, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Sunggal untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kopolsek medan sunggal Kompol yasir Ahmadi.SH.SIK .MH.dan melalui Kanit Reskrim IPTU .Syarif Ginting.SH, kepada wartawan, Jum'at (6/9/2019) mengatakan " Kedua tersangka sudah ditahan Di Mapolsek Sunggal.

Dalam hal ini,  kedua tersangka dikenakan pasal 363 ayat (1) dengan ancaman hukuman kurungan 7 (tujuh) tahun penjara" Pungkas Syarif. Afd
Bagikan:
KOMENTAR