Demi Untung Besar IRT Terpaksa Nginap Di Jeruji Besi Polsek Patumbak

Selasa, 10 September 2019 | 07.57 WIB

Bagikan:

Medan - Setarapost. Biarlah  penghasilan pas buat makan, yang penting hasil jeri payah dengan halal. Tapi ibu rumah tangga (IRT) bernama Umulidayati (35) , warga Jalan Pertahanan Ujung Pasar 2 Patumbak, Kabupaten Deliserdang. Memilih jual narkotika jenis sabu, agar dapat  berpenghasilan besar. Alhasil akibat perbuatanya ini,  Umulidayati terpaksa nginap dijeruji besi Polsek Patumbak, Rabu (05/09/2019).

Dari IRT ini, team penanganan gangguan khusus ( Pegasus) Polsek Patumbak, mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu 1 paket, timbangan elektrik dan 10 plastik klip.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi, SH SIK, melalui Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung SH, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (9/9/2019) mengatakan" Tersangka kami tangkap atas informasi masyarakat yang menyatakan , bahwa digang Mesjid adanya transaksi jual beli narkotika jenis sabu. Atas informasi tersebut, team Pegasus melakukan penyelidikan dilokasi" Ujarnya.

Masih dikatakan Gindo Manurung. Dilokasi team Pegasus melihat ada gerak - gerik orang yang mencurigakan, ditengah keramaian. Saat team Pegasus mendekatkan diri orang - orang tersebut,  banyak yang berlarian. Namun IRT Umulidayati berhasil ditangkap team Pegasus.

" Dari tersangka IRT ini, team Pegasus mengamankan 1 paket sabu, timbangan elektrik dan plastik klip dibelakan dapur rumahnya. Saat diintrogasi oleh Polisi, tersangka mengaku barang haram tersebut memang miliknya. Lalu team Pegasus memboyong tersangka beserta barang buktinya, ke Komando guna menjalani pemeriksaan selanjutnya" Ucap mantan Panit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Gindo Manurung SH.

Lanjut Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Gindo Manurung SH. Tersangka kita jerat dengan Pasal 112 juncto Pasal 114 yang sudah ditentukan UUD Nomor 35 tahun 2009 tentang peredaran narkotika dan terancam hukuman 4 tahun penjara" Tegasnya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR