Empat Pelaku Pencuri Uang 1,6 M Milik Pemprov Sumut Berhasil Dibekuk, 1 Ditembak

Rabu, 25 September 2019 | 16.37 WIB

Bagikan:
Ilustrasi
Setarapost.com | Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil membekuk 4 pelaku pencurian uang senilai 1,6 Milyar milik Pemprov Sumut dari lokasi berbeda.

Dilansir dari situs hariansib.com,penangkapan para tersangka merupakan tindaklanjut dari laporan ASN Pembantu Pejabat Pembuat Transaksi Keuangan di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (PPTK BPKAD) Sumut, M Aldi Budianto (40) yang tertuang di Nomor: LP/1991/IX YAN 2.5/2019/SPKT Restabes Medan, Tanggal 9 September 2019.

Dalam laporannya, Senin sekira pukul 15.40 WIB, M Aldi bersama seorang honorer, Indrawan Ginting (36) tiba di pelataran parkir Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan dengan mengendarai mobil Toyota Avanza warna silver BK 1875 ZC. Selanjutnya M Aldi memarkirkan mobil dengan kondisi pintu mobil terkunci dan uang Rp 1,6 miliar lebih dibiarkan di dalam mobil.

Kemudian M Aldi dan Indrawan melaksanakan Sholat Ashar. Sekira pukul 17.00 WIB, Indrawan kembali ke mobil. Saat itu juga Indrawan langsung menghubungi M Aldi guna melaporkan bahwa uang Rp 1,6 miliar lebih yang diletakkan di jok paling belakang mobil dan uang Rp 20 juta di dalam tas, serta jam tangan raib.

M Aldi yang mendengar hal itu langsung bergegas ke lokasi parkiran guna mengecek. Selanjutnya ASN itu melaporkannya ke pimpinan, setelah itu ia membuat laporan ke Polrestabes Medan. Personel Sat Reskrim melakukan penyelidikan serta memintai keterangan saksi. Petugas juga menyita rekaman CCTV di seputaran lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, petugas akhirnya mengungkap identitas pelaku pencurian. Jumat (20/9) sore petugas mendapat informasi bahwa pelaku berada di Pekanbaru, Riau. Tak ingin buruannya kabur, petugas menuju tempat persembunyian pelaku.

Adapun para pelaku antara lain berinisial IHN alias Irvan (39) warga Jalan Beringin 9, Kecamatan Medan Helvetia (ditembak petugas di kakinya karena melawan), NS (36) warga Jalan Sigalingging Desa Parbuluan IV, Kecamatan Parbuluan, Dairi, NDS alias Nico (41) warga Jalan Lintas Duri Pekanbaru, Kecamatan Bengkalis, Riau dan MHS (22) warga Lintong Ni Huta, Kecamatam Siborong-borong, Humbahas.
 
Setibanya di Pekanbaru, Sabtu (21/9) sore, petugas mendapat informasi DPO tersebut kabur menuju Jambi sehingga petugas bergerak cepat ke lokasi. Namun setibanya di Jambi, pelaku kembali kabur ke Riau dan petugas tetap melakukam pengejaran. Minggu (22/9) malam petugas tiba di Pekanbaru dan membekuk pelaku NS.

Dari hasil interogasi, NS mengaku melakukan pencurian uang bersama 5 temannya berinisial IHN alias Irvan, NDS alias Nico, MHS, T dan P (DPO). Petugas Sat Reskrim melakukan pengembangan dan berhasil membekuk NDS alias Nico dan MHS, Senin (23/9) pagi dari satu rumah di Duri, Riau. Pelaku kemudian digelandang ke Mapolrestabes Medan guna pengembangan terhadap pelaku lainnya.

Selasa sekira pukul 03.00 WIB petugas mengendus keberadaan pelaku IHN alias Irvan di kawasan Kota Medan. Petugas melakukan pengejaran dan mengepung tempat persembunyian pelaku. Saat akan ditangkap, IHN alias Irvan melakukan perlawanan dan mencoba kabur sehingga petugas melepaskan tembakan peringatan ke udara namun tak diindahkan.

Petugas terpaksa menembak kaki pelaku hingga roboh. Setelah itu petugas membawa IHN ke RS Bhayangkara Medan untuk perawatan medis.

Terkait kasus ini, Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto mengatakan agar menunggu eksposenya nanti.
Bagikan:
KOMENTAR