Mencuri di Jalan Bromo Pelaku Kena Bogem di Jl. AR. Hakim

Selasa, 17 September 2019 | 16.58 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost.
Memang nas kali pria pengangguran bernama Abdul Rahman (23) warga Jalan Letda Sujono Gang Jawa, Kelurahan Medan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan. Pasalnya, Abdul Rahman yang melakukan pencurian barang milik korban Suroto (43) warga Jalan Medan Area Selatan Gang Haji Sirad nomor 21, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area. Ditangkap dan dibogem warga Jalan AR.Hakim tepatnya depan kantor Pewarta Polrestabes Medan, Minggu (15/9/2019) sore.

Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar, S,Sos MH, melalui Kanit Reskrim Iptu A.L.P. Tambunan SH, membenerkan ada mengamankan seorang pria yang melakukan pencurian.

" Bener kita ada mengamankan seorang pria yang melakukan pencurian dijalan Jalan Bromo" Ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu. A.L.P.Tambunan SH.

Tambunan menjelaskan, pelaku yang diketaui bernama Abdul Rahman kita amankan setelah mendapat informasi dari warga Jalan AR.Hakim tepatnya depan kantor Pewarta Polrestabes Medan. Begitu dapat informasi , team Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Medan Area, langsung terjun ketempat kejadian perkara (TKP). Disitu team Pegasus cepat mengamankan pelaku dari amukan warga yang sudah emosi. Lalu pelaku dan barang buktinya dibawak oleh team Pegasus, kekomando guna menjalani pemeriksaan selanjutnya.

" Saat diintrogasi oleh petugas, pelaku mengaku mencuri tas dalam rumah korban dijalan Bromo Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area simpang Jalan AR.Hakim, yang berisikan uang sebanyak Rp.500 ribu dan satu perhiasan. Dari hasil kejahatanya, pelaku membeli HP seharga Rp.500 ribu. Usai membeli HP pelaku kembali kejalan  Bromo dengan jalan kaki. Dan tiba - tiba , pelaku diteriaki oleh korban rampok - rampok sehingga mengundang perhatian warga sekitar. Warga yang tanpa dikomandoi, langsung mengejar pelaku sehingga pelaku dapat ditangkap warga dijalan AR.Hakim" Ucap mantan Kanit Sabhara Polsek Sunggal Iptu.A.L.P.Tambunan SH.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu A.L.P. Tambunan SH, menyebutkan. Korban tidak jadi membuat Laporan Polisi (LP), karena masih ada hubungan keluarga sama pelaku. Selanjutnya korban membuat surat pernyataan, bahwa tidak melaporkan pelaku kepihak Kepolisian" Pungkasnya. Afd
Bagikan:
KOMENTAR