Tidak Bersih Narkoba, FH Anggota DPRD Sidimpuan Layak Di PAW Kan

Kamis, 05 September 2019 | 12.57 WIB

Bagikan:
Padangsidimpuan - Setarapost.

Heboh peristiwa anggota DPRD Kota Padangsidimpuan FH (23) yang kedapatan membawa alat isap sabu (bong) saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas keamanan Security Check Point (SCP) terminal Keberangkatan Bandara Kualanamu, Selasa (3/9) menjadi pergunjingan hangat di kalangan elemen masyarakat kota Padangsidimpuan.

Tak pelak banyak pihak yang mencibir bobrok oknum FH anggota DPRD dari Partai Hanura itu yang diketahui merupakan anak mantan pejabat yang aral melintang pernah menduduki jabatan strategis di pemprovsu, Pemkab Tapsel dan Pemko Padangsidimpuan.

" Sebagai wakil rakyat dan figur muda yang seharusnya menjadi panutan bagi generasi muda kota ini, perilaku FH itu sangat memalukan dan sangat dikesalkan,"Ujar Sekretaris DPC Granat Padangsidimpuan Ady Syahputra Husni kepada wartawan, Rabu 4 September 2019.

Terciduknya FH yang membawa bong dan berdasarkan informasi beredar, kepada petugas dia mengaku mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu pada malamnya di salah satu tempat hiburan malam di Medan, Ini menjadi tamparan keras sekaligus memalukan bagi warga Padangsidimpuan.

Apalagi, wakil rakyat yang terbilang paling muda dari Partai Hanura itu termasuk yang memperoleh suara terbanyak di dapilnya pada Pileg yang lalu.

Dan parahnya lagi yang bersangkutan belum lagi genap sebulan menyandang status sebagai anggota DPRD Padangsidimpuan untuk periode 2019-2024.

“Yang membuat kita heran sekaligus pertanyakan, kenapa pada saat proses pencalonan kemarin FH ini bisa lolos tes narkoba."ujar Ady.

Kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Ditres Narkoba Poldasu), Granat meminta proses penanganan kasus FH ini dijalankan dengan sebaik mungkin sehingga bisa memberi efek jera bagi pejabat, anggota DPRD, dan masyarakat Padangsidimpuan.

“ Satu hal yang pasti, masyarakat Kota Padangsidimpuan sangat malu dengan kejadian ini, dan akan terus memantau setiap perkembangan proses penanganan hukumnya,” imbuh Ady Syahputra.

Hal senada juga diungkapkan Tokoh masyakat Sultony Siregar kepada wartawan, Kamis 5 September 2019 mengatakan berita kejadian anggota DPRD Sidimpuan bawa bong itu sangat viral, membuat malu dan mencoreng citra kota Padangsidimpuan, apalagi yang bersangkutan dinyatakan positif narkoba dan akan dilakukan rehabilitasi.

" Yang pasti, FH tidak bersih narkoba, karenanya menurut saya partainya harusnya melakukan evaluasi kepada yang bersangkutan dan  tak layak mengenakan embel embel yang terhormat." Pungkasnya. (Saut Togi Ritonga)
Bagikan:
KOMENTAR