Tunawisma Ditemukan Meninggal Di Emperan Toko di Sidempuan

Minggu, 15 September 2019 | 16.51 WIB

Bagikan:
Padangsidimpuan – Setarapost.
Pedagang dan warga sekitar Jalan Jend sudirman simpang Pasar Inpres Sadabuan Kota Padangsidimpuan dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki pada Minggu (15/9/2019) pagi, sekitar pukul 07.30 WIB.

Mayat yang belum  diketahui  identitasnya  ditemukan Warga  di  emperan Salah satu toko di simpang Pasar inpres Sadabuan Jalan Sudirman , diketahui merupakan seorang tunawisma.

Keseharian, korban bekerja sebagai Pemulung ini  kerap tidur di emperan toko tersebut ,  pertama kali ditemukan pedagang yang  hendak  membuka kios.

“Dia nggak punya rumah. Saya  sering  melihat  Almarhum di sekitar Kawasan  Pasar sadabuan  ini,  Tutur  Iwan Siregar (37)   ketika di temui di  TKP .

Hasil identifikasi awal pihak kepolisian, tidak Menemukan  tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan sementara, korban tewas karena sakit dan, mayat tunawisma tersebut sudah berada di kamar Instalasi pemulasaran jenazah, di Kamar Mayat RSUD Padangsidimpuan untuk dilakukan  Pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polresta Padangsidimpuan AKP Abdi Abdullah SH kepada Wartawan Menjelaskan bahwa  benar Ada Penemuan mayat tanpa identitas  di Emperan  salah satu  toko di  simpang Pasar sadabuan.

“Menurut keterangan   warga  sekitar dan saksi,Bahwa Almarhum sering terlihat  mondar mandir dan  tidur di emperan toko di kawasan  Pasar Sadabuan . Hasil identifikasi sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kita masih koordinasi dengan pihak rumah sakit, nanti perkembangannya kita sampaikan.”ujarnya.

Adapun ciri ciri dari mayat tersebut, usia diperkiran 60 tahun, tinggi sekitar badan sekitar  160 cm berbadan kurus, berjenggot dan ketika ditemukan mengenakan baju kemeja garis garis serta mengenakan celana panjang warna coklat dan mengenakan sendal warna hitam.
Kasat menghimbau Kepada Warga yang mengetahui dan mengenal  keluarga Almarhum untuk segera  menghubungi Polres Padangsidimpuan dan Pihak RSUD Padangsidimpuan. (Saut Togi Ritonga)
Bagikan:
KOMENTAR